Hingga 400 Jiwa Disdukcapil Temukan Data Datang Dibandingkan Keluar Tarakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tarakan setiap harinya menerima data laporan aktivitas warga datang mencapai 200 hingga 400 jiwa.

“Range-nya berkisar 200 sampai 400 jiwa itu data masuk, penambahannya itu terdiri ada data kelahiran, dan datang ke Tarakan dibandingkan data warga keluar atau pindahan dari Tarakan itu bisa mencapai 600 jiwa,” ucap Kepala Disdukcapil Kota Tarakan Hamsyah kepada benuanta.co.id, Kamis 6 Oktober 2022.

Baca Juga :  Iwan Setiawan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Doxing

Mayoritas data warga pendatang ke Kota Tarakan dari Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Warga pendatang ke Kota tarakan ini paling banyak pindahan dari pulau Sulawesi pulau NTT, dan pulau Jawa yaitu dominan dari warga Jawa Timur, rata-rata mereka ke sini kerja hingga cari kerja,” tuturnya.

Adapun Hamsyah meminta para pendatang dari luar kota Tarakan dan ingin berdomisili daerah ini segera melapor ke Disdukcapil.

Baca Juga :  PMK Tarakan Dorong Masyarakat Kenali Call Center 112 untuk Laporan Kebakaran

“Untuk buat surat keterangan pindah, sebab selama ini jarang ada yang  melapor, kalau belum paham caranya kami bantu persyaratan urus berkasnya dengan datang ke Disdukcapil mengisi formulir F103 kita kirim pesan ke Disdukcapil tempat asal mereka,” ungkapnya.

Bila selama proses pemindahan data kependudukan tempat tinggal pertama kali responsnya lama, maka dipastikan belum terdata pendatang baru di Disdukcapil Kota Tarakan.

Baca Juga :  SPMB Ditutup, Kuota SD dan SMP di Tarakan Hampir Seluruhnya Terisi

“Lambat direspons, lambat juga datanya terdaftar di Tarakan, tapi cepat direspons paling 5 menit proses pendataan warga pindahan baru bisa selesai, intinya kami siap membantu melayani kebutuhan urus berkas pindah KTP ke Disdukcapil Tarakan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *