benuanta.co.id, BULUNGAN – Tim gulat Kabupaten Bulungan kembali membuktikan diri sebagai kekuatan utama cabang olahraga gulat di Kaltara.
Pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Gulat Kaltara 2026, Bulungan sukses keluar sebagai juara umum setelah memborong 10 medali emas dan menguasai sebagian besar kelas pertandingan.
Kejuaraan yang berlangsung di Gedung Wanita Tanjung Selor pada 8 hingga 10 Mei 2026 itu diikuti 126 atlet dari lima kabupaten dan kota se-Kalimantan Utara (Katara).
Tak hanya mendominasi perolehan emas, tim gulat Bulungan juga mengoleksi 5 medali perak dan 5 medali perunggu. Total 20 medali yang diraih dari 20 kelas pertandingan semakin menegaskan dominasi Bulungan di matras gulat Kaltara.
Sekretaris Pengcab PGSI Bulungan, Fariz Fahrezza mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pembinaan dan latihan yang konsisten selama beberapa tahun terakhir.
“Hasil ini adalah bukti konsistensi, latihan keras, dan dedikasi panjang dari seluruh tim. Juara umum ini sudah kami pertahankan sejak tahun 2019 sampai saat ini di level provinsi,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Menurut Fariz, raihan 10 medali emas pada Kejurprov kali ini bahkan melampaui target yang sebelumnya dipasang tim pelatih. “Raihan 10 medali emas di Kejurprov kali ini melebihi yang ditargetkan,” katanya.
Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum juga mendapat apresiasi dari Ketua KONI Bulungan, Heru Rachmady.
Ia menilai prestasi tersebut menunjukkan Bulungan masih menjadi raja gulat di Kalimantan Utara.
“Kami sangat bangga dengan perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh pengurus PGSI Bulungan. Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan olahraga di Bulungan, khususnya cabang gulat, berjalan serius dan terarah,” ujar Heru.
Ia berharap, capaian tersebut menjadi modal penting bagi para atlet menghadapi ajang PORPROV II Malinau 2026 mendatang.
“Prestasi ini harus menjadi pemacu semangat untuk menghadapi event yang lebih besar. KONI Bulungan tentu akan terus mendukung pembinaan atlet agar mampu mempertahankan prestasi dan membawa nama daerah lebih baik lagi,” tutupnya. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







