benuanta.co.id, TARAKAN – Gudang stok barang milik Toko STB di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah, terbakar pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.
Pekerja sekaligus penjaga area STB, Ilham, mengungkapkan kebakaran pertama kali diketahui setelah dirinya bersama seorang rekan melihat kepulan asap dari arah gudang saat sedang berada di bagian depan.
“Awalnya saya duduk berdua sama teman di area depan gudang, kami sadar ada asap muncul. Setelah kami cek, ternyata asapnya berasal dari dalam gudang stok barang,” ungkapnya.
Setelah memastikan sumber asap berasal dari gudang, Ilham bersama rekannya langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada orang-orang yang berada di sekitar lokasi. Saat itu, keduanya sedang mencuci motor di bagian depan gudang.
“Setelah kami sadar ada asap, kemudian kami panggil semua orang yang ada di sekeliling itu sekitar jam 4 lewat,” katanya.
Kebakaran tidak hanya berdampak pada gudang stok barang, tetapi juga mengenai bangunan mess pekerja yang berada di dekat gudang. Dari enam kamar yang tersedia, satu kamar ikut terdampak.
“Mess ada enam kamar dan yang terdampak itu satu unit,” bebernya.
Ilham menyebut dirinya telah bekerja di Toko STB selama sekitar 12 tahun dan mengetahui kondisi area tersebut. Setelah kebakaran diketahui, pihak pekerja kemudian menghubungi manajer toko sebelum meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
“Saya sudah 12 tahun bekerja di sini. Setelah itu kami menghubungi bos kami, baru kami menghubungi pemadam dan tidak lama pemadam pun datang,” terangnya.
Ilham mengatakan, saat kebakaran terjadi gudang dalam kondisi tertutup karena bertepatan dengan hari libur. Tidak ada aktivitas pekerja di dalam gudang dan pintu gudang juga dalam keadaan terkunci.
“Untuk penyebabnya sendiri kami tidak tahu, karena posisi gudangnya tutup karena hari libur, di dalam juga sedang tidak ada orang beraktivitas dan posisinya dikunci,” tuturnya.
Gudang tersebut diketahui digunakan untuk menyimpan berbagai stok barang toko, baik stok lama maupun stok baru. Namun, hingga saat ini pihak pekerja belum mengetahui secara pasti nilai kerugian akibat kebakaran tersebut.
“Di dalam itu ada berbagai stok lama dan stok baru toko, seperti sembako-sembako. Untuk kerugiannya juga kami kurang tahu,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas masih melakukan proses pemadaman dan penanganan di lokasi kejadian. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli








