Kondisi Jalan Gajah Mada Tarakan Memprihatinkan, Bikin Pengendara Was-was

Tarakan8 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Kondisi Jalan Gajah Mada, Kota Tarakan, dikeluhkan pengguna jalan karena terdapat sejumlah bagian yang berlubang dan becek, terutama setelah turun hujan. Kondisi tersebut membuat pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas.

Salah seorang pengguna jalan, Naufal Ihsani, mengatakan kondisi jalan yang berlubang cukup mengganggu aktivitas masyarakat. Terlebih ketika hujan, beberapa bagian jalan menjadi becek dan genangan membuat lubang sulit terlihat.

“Kalau hujan jalannya becek, terus ada lubang juga. Jadi harus hati-hati lewatnya,” ungkapnya, Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut juga membuat dirinya khawatir terhadap kendaraan yang digunakan. Pengendara yang tidak mengetahui adanya lubang berpotensi mengalami masalah pada bagian kendaraan ketika melintas.

Baca Juga :  Pasokan Air Baku Kembali Normal, Status Siaga Darurat Kekeringan di Tarakan Dicabut

“Takut juga kalau kendaraan sering lewat jalan yang berlubang seperti itu, bisa rusak. Apalagi kalau lubangnya tertutup air, kita tidak tahu seberapa dalam,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan pengguna jalan lain, Dwi Kartika Gading. Ia menilai kondisi Jalan Gajah Mada cukup mengganggu kenyamanan pengguna jalan, khususnya saat kondisi jalan basah dan terdapat genangan.

“Kalau sedang hujan memang agak susah lewat karena ada bagian yang becek dan berlubang. Jadi harus pelan-pelan,” tuturnya.

Ia berharap kondisi jalan tersebut dapat segera diperhatikan dan ditangani, terutama pada bagian yang mengalami kerusakan. Menurutnya, perbaikan diperlukan agar pengguna jalan dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman.

Baca Juga :  Pemkot Tarakan Tunggu Data Lengkap Peserta JKN Terdampak

“Harapannya diperbaiki, terutama yang lubang-lubang itu. Karena jalan ini ramai dan banyak yang lewat setiap hari,” tukasnya.

Diketahui, Jalan Gajah Mada merupakan salah satu akses jalan yang cukup padat di Kota Tarakan. Ruas tersebut berada di kawasan tengah kota dan menjadi jalur yang digunakan masyarakat untuk menuju sejumlah lokasi, termasuk Pasar Gusher, kawasan hutan mangrove hingga Pelabuhan Tengkayu II.

Dengan tingginya aktivitas kendaraan yang melintas, kondisi jalan yang berlubang dan becek menjadi keluhan bagi pengguna jalan. Pengendara pun harus menyesuaikan kecepatan ketika melewati bagian jalan yang mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Diduga Sakit, Pria 53 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Pondok Kampung Enam Tarakan

Selain kondisi badan jalan, keberadaan parit atau drainase di sekitar Jalan Gajah Mada juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan, terutama berkaitan dengan genangan air saat hujan.

Hingga berita ini diterbitkan, tim benuanta.co.id masih berupaya menghubungi dan menunggu tanggapan dari instansi pemerintah daerah, namun belum direspons untuk mendapatkan keterangan mengenai kondisi Jalan Gajah Mada serta penanganan drainase di kawasan tersebut. (*)

Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *