Pembangunan Wisata Ratu Intan Pantai Amal Mandek, Sisa Pekerjaan 600 Meter

benuanta.co.id, TARAKAN – Pembangunan kawasan wisata Ratu Intan Pantai Amal yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tarakan terakhir kali dilakukan pada tahun 2023. Setelah itu, pengelolaannya diserahkan ke Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparporar). Namun, hingga tahun 2024-2025, kelanjutan proyek ini belum memiliki kejelasan.

Kepala Bidang Cipta Karya dan Tata Ruang Dinas PUTR, Abdul Rahim, mengungkapkan pihaknya telah menyelesaikan dua tahap pengerjaan dengan total panjang yang telah dikerjakan mencapai 1,6 kilometer dari total 2,2 kilometer yang direncanakan.

“Harapan kami pembangunan bisa terus berlanjut untuk menuntaskan sisa pengerjaan sekitar 600 meter lagi. Namun, untuk tahun ini, belum ada alokasi anggaran dari PU. Jika anggaran tersedia dan dialokasikan ke PU, tentu akan kami lanjutkan. Pelaksanaannya tergantung kebijakan yang ditetapkan,” ujarnya, Rabu (26/2/2025).

Ia juga menjelaskan dalam pembangunan tahap pertama dan kedua, anggaran yang digunakan sekitar Rp60 miliar. Pekerjaan di kawasan tersebut tidak hanya berfokus pada penataan Pantai Amal, tetapi juga mencakup pembangunan jalan lingkungan untuk masyarakat sekitar.

“Tahap pertama itu sekitar 800 meter, tahap kedua juga sekitar 800 meter. Jadi, total yang sudah dikerjakan sejauh ini mencapai 1,6 kilometer. Pekerjaan ini juga mencakup jalan lingkungan yang menjadi akses bagi warga setempat,” tambahnya.

Abdul Rahim mengatakan kelanjutan proyek ini masih bergantung pada kebijakan pemerintah daerah. “Kami berharap pembangunan ini bisa segera dilanjutkan hingga mencapai total 2,2 kilometer. Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada ketersediaan anggaran dan kebijakan pemerintah daerah dalam menetapkan prioritas proyek infrastruktur,” pungkasnya. (*)

Reporter: Charles J
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *