Tingkat Pengangguran Terbuka Tarakan Turun Jadi 5,06 Persen

benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan melaporkan indikator ketenagakerjaan di Kota Tarakan terus menunjukkan tren positif. Hal itu ditandai dengan menurunnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala BPS Kota Tarakan, Umar Riyadi, menyampaikan TPT Kota Tarakan pada Agustus 2025 tercatat sebesar 5,06 persen, atau turun 0,05 persen poin dibanding Agustus 2024. Penurunan tersebut juga diikuti berkurangnya jumlah pencari kerja. Pada 2025, jumlah pencari kerja tercatat sebanyak 6.064 orang, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 6.216 orang.

“Indikator ketenagakerjaan Kota Tarakan terus menunjukkan tren positif. Hal ini ditunjukkan dengan Tingkat Pengangguran Terbuka Agustus 2025 sebesar 5,06 persen dan jumlah pencari kerja yang juga mengalami penurunan,” sebutnya.

Baca Juga :  Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green Mulai 10 Juni

BPS juga mencatat jumlah angkatan kerja di Kota Tarakan pada Agustus 2025 mencapai 119.903 orang. Sementara itu, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) berada di angka 62,16 persen, turun 1,48 persen poin dibandingkan Agustus 2024.

Dari total angkatan kerja tersebut, jumlah penduduk yang bekerja tercatat sebanyak 113.839 orang.
Sektor jasa masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Kota Tarakan dengan kontribusi 57,87 persen, disusul sektor manufaktur sebesar 24,51 persen, dan sektor pertanian sebesar 17,62 persen.

Baca Juga :  Peringatan Tsunami Berakhir, Warga Pantai Amal Mulai Kembali ke Rumah, 20 Jiwa Pilih Bertahan di Lokasi Pengungsian

Jika melihat perkembangan selama 15 tahun terakhir atau periode 2010–2025, TPT Kota Tarakan pernah mencapai angka tertinggi 10,14 persen pada 2011. Sementara angka terendah terjadi pada 2021 dengan TPT sebesar 4,94 persen, sebelum kembali meningkat menjadi 5,76 persen pada 2022 seiring berbagai dinamika ekonomi.

Pada periode Agustus 2025, indikator ketenagakerjaan di Provinsi Kalimantan Utara juga menunjukkan perbaikan. TPAK tercatat sebesar 69,55 persen, turun 0,80 persen poin, sedangkan TPT berada di angka 3,85 persen, turun 0,05 persen poin.

Baca Juga :  Cabai Lokal Tembus Rp130 Ribu per Kg, Berikut Perkembangan Terkini Harga Bapok di Tarakan

“Secara nasional, TPAK pada Agustus 2025 tercatat 70,95 persen, turun 0,04 persen poin, sementara TPT sebesar 4,85 persen, atau turun 0,06 persen poin dibandingkan periode sebelumnya,” ungkapnya.

Selain menyampaikan perkembangan ketenagakerjaan, BPS Kota Tarakan juga menginformasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung secara door to door mulai 15 Juni hingga Agustus 2026.

Guna mendukung kegiatan tersebut, BPS menyiapkan sekitar 169 petugas, yang terdiri atas 148 petugas pencacah dan 21 petugas pengawas, untuk melakukan pendataan di seluruh wilayah Kota Tarakan. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *