Program Sampah Semesta Belum Menjangkau Semua Warga di Selumit Pantai

benuanta.co.id, TARAKAN – Sampah yang menumpuk di bawah rumah kolong warga di Selumit Pantai masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan sejak dahulu hingga saat ini. Meski sudah ada program Sampah Semesta yang bertujuan mengelola sampah dengan lebih baik, belum semua warga ikut serta, sehingga masih banyak sampah yang dibuang sembarangan.

Salah satu ketua RT di kawasan tersebut, Nurdiana, mengungkapkan program Sampah Semesta sebenarnya cukup membantu mengurangi kebiasaan warga membuang sampah di bawah rumah. Namun, karena hanya diterapkan di sekitar enam RT, masih banyak wilayah yang belum menerapkan program ini.

Baca Juga :  Psikolog Sebut Tekanan Mental Remaja dan Dewasa Berbeda, Gangguan Mental Bukan Sekadar Soal Iman

“Di RT saya sendiri masih ada satu dua orang yang buang sampah ke bawah kolong rumah. Tapi kalau warga yang ikut Sampah Semesta, mereka lebih tertib,” ujarnya, Jumat (21/2/25).

Ia juga menjelaskan salah satu kendala utama yang membuat tidak semua warga berpartisipasi adalah salah satunya biaya iuran yang cukup tinggi. Saat ini, iuran sampah naik lagi menjadi 30 ribu per bulan, dan bagi sebagian warga, jumlah tersebut terasa berat.

Baca Juga :  146 Personel Polres Tarakan Amankan Salat Iduladha di 48 Titik, Tempat Pemotongan Hewan Kurban Ikut Diawasi

Menurutnya, selain masalah biaya, kendala lain yang dihadapi adalah tidak adanya lokasi pengelolaan sampah di sekitar Selumit Pantai. Ia mengatakan bahwa beberapa kali rencana untuk membangun tempat pengelolaan sampah di daerah tersebut gagal karena keterbatasan lahan.

“Kalau pemerintah bisa menyediakan tempat, pengelolaan sampah pasti lebih baik. Tapi sampai sekarang belum ada lokasi yang cocok,” katanya.

Akibat tidak meratanya program Sampah Semesta, masih ada warga yang tetap membuang sampah di kolong rumah mereka, sehingga lama-kelamaan sampah semakin menumpuk. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait kebersihan lingkungan dan kesehatan warga sekitar.

Baca Juga :  Lewati Pemeriksaan Ketat, Petugas Pastikan Hewan Kurban di RPH Tarakan Aman Dikonsumsi 

Salah satu warga, Saripha, berharap pemerintah dan pihak terkait dapat mencari solusi agar seluruh warga bisa mendapatkan layanan pengelolaan sampah yang layak.

“Kalau bisa ada kebijakan yang lebih fleksibel, atau tempat pengelolaan sampah segera disiapkan, pasti masalah ini bisa teratasi,” tandasnya. (*)

Reporter: Nurul Auliyah

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *