Polisi Dalami Dugaan Balap Liar di Balik Tabrakan Maut Dua Aerox di Sungai Maya

benuanta.co.id, TARAKAN – Kasus kecelakaan maut yang menewaskan dua pengendara sepeda motor di Jalan Sungai Maya, RT 17, Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, masih didalami oleh Satlantas Polres Tarakan. Polisi mengungkapkan adanya dugaan kedua korban terlibat dalam aksi balap liar sebelum kecelakaan terjadi, namun hal tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Kasat Lantas Polres Tarakan, IPTU Ardi Wisnu Pradana, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan pihaknya belum dapat memastikan dugaan tersebut karena masih mengumpulkan keterangan dan alat bukti.

“Benar, kedua korban diduga melakukan balap liar. Ini masih kami lakukan pendalaman untuk memastikan kebenarannya,” ungkapnya, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga :  PMK Tarakan Dorong Masyarakat Kenali Call Center 112 untuk Laporan Kebakaran

IPTU Ardi menjelaskan, Jalan Sungai Maya Ring Road memang menjadi salah satu ruas jalan yang rawan dimanfaatkan untuk aksi balap liar. Kondisi arus lalu lintas yang relatif sepi membuat lokasi tersebut kerap dijadikan tempat berkumpul para pelaku balap liar, sekaligus meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Daerah Jalan Sungai Maya Ring Road arus lalu lintasnya sepi sehingga rawan kecelakaan dan juga rawan digunakan untuk balap liar,” katanya.

Baca Juga :  Tabrakan Maut di Sungai Maya, Dua Pengendara Meregang Nyawa

Dalam penyelidikan sementara, polisi juga memastikan sepeda motor yang digunakan kedua korban bukan merupakan milik pribadi mereka. Kendaraan tersebut diketahui merupakan milik teman korban yang kini telah dimintai keterangan sebagai saksi.

“Kendaraan yang dipakai bukan milik korban, melainkan milik temannya yang saat ini menjadi saksi,” bebernya.

Meski diduga berkaitan dengan aksi balap liar, polisi memastikan hingga saat ini tidak ditemukan adanya unsur taruhan dalam aktivitas tersebut. Pendalaman terhadap penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan oleh penyidik Satlantas Polres Tarakan.

Baca Juga :  Dugaan Sertifikat Prestasi Palsu pada SPMB di Tarakan Masih Dalam Tahap Klarifikasi

“Untuk unsur taruhan tidak ada,” bebernya.

IPTU Ardi mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan tersebut. Satlantas Polres Tarakan masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum insiden maut itu.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi yang tidak-tidak karena kasus ini masih kami dalami untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian sebelum menyimpulkan penyebab kecelakaan,” tutupnya. (*)

Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *