Tes Kesehatan Bapaslon di RSUD Melibatkan 36 Ahli Selama 8 Jam

TARAKAN – Pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon (Bapaslon) Kepala Daerah (Pilkada) Kaltara 2020 dimulai hari ini dengan diikuti oleh 8 Bapaslon. Di antara tiga Calon Guberur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) serta 5 Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) untuk mengikuti tahapan pemeriksaan di RSUD Tarakan.

Pemeriksaan ini dengan melibatkan tim kesehatan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Badan Narkotika Nasional (BNNP) Kaltara, serta Himpunan Psikologi Indonesia Kaltara (HIMPSI), Senin (7/9/2020).

Direktur Umum (Dirut) RSUD Tarakan, dr. Muhammad Hasbi Hasyim menyampaikan, tes ini dibagi menjadi dua dengan pemeriskaan fisik jasmani dan pemeriksaan psikologi dari masing 4 pasang Balon. Pemeriksaan fisik jasmani itu juga dilakukan selama 8 jam, mulai pukul 08.00 Wita hingga 16.00 Wita. Begitu juga pemeriksaan psikologi yang dilakukan kurang lebih berlangsung antara lima hingga 6 jam.

“Kita siapkan ada 20 dokter rumah sakit dari IDI, kemudian ada tim dari HIMPSI untuk pemeriksaan psikologi sebanyak 9 orang, dan dari BNN Provinsi sebanyak 7 orang untuk pemeriksaan Narkoba,” ujar dr. Muhammad Hasbi Hasyim kepada benuanta.co.id, Senin (7/9/2020).

Ketiga pasangan calon Pilgub juga terlihat seluruhnya hadir yaitu, Zainal A Paliwang-Yansen TP, Udin Hianggio-Undunsyah serta Irianto Lambrie-Irwan Sabri. Begitu juga bakal pasangan calon Bupati dan wakil Bupati yakni dari KTT Markus-Hamjah, Ibrahim Ali-Hendrik. Dari Bulungan Sigit Muryono-Markus Juk, Malinau ada Wempi W Mawa-Jakaria, dan Nunukan yaitu Danni Iskandar-Muhammad Nasir.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara, Suryanata Al Islami mengatakan, tes kesehatan yang dibagi itu berdasarkan jadwal yang telah disusun oleh KPU. “Alhamdulillah pagi ini berdasarkan jadwal yang sudah ditentukan yang kita susun untuk tiga paslon di tingkat provinsi, kemudian bakal paslon dari tingkat kabupaten sudah hadir,” katanya.

“Proses pemeriksaan ada fisik dan psikologi, durasi pemeriksaan kesehatan membutuhkan waktu dua hari, jadi yang hari ini datang besok datang lagi diperiksa,” tandasnya.(*)

 

Reporter : Yogi Wibawa

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *