Bupati Nunukan Hadiri Ramah Tamah Bea Cukai, Perkuat Kolaborasi Pengawasan Perbatasan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Bupati Nunukan menghadiri Ramah Tamah yang digelar Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan untuk memperkuat sinergi pengawasan wilayah perbatasan. Kegiatan  tersebut turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta aparat penegak hukum di Cafe Lenfin, Kamis (2/7/2026).

Momentum ini menjadi momentum mempererat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi berbagai tantangan pengawasan di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, mulai dari lalu lintas barang dan orang hingga pencegahan pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Jamin Layanan Kesehatan bagi Peserta JKN Non-aktif

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E. menyempatkan hadir bersama unsur Forkopimda, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nunukan, serta sejumlah pimpinan instansi vertikal.

H. Irwan Sabri menyatakan Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen mendukung penguatan sinergi seluruh instansi dalam menjaga kawasan perbatasan yang merupakan beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kolaborasi yang telah terjalin harus terus diperkuat. Pemerintah daerah siap mendukung upaya Bea Cukai bersama aparat penegak hukum dalam menciptakan wilayah perbatasan yang aman, tertib, serta mampu mendorong kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Irwan.

Baca Juga :  Pelaku Usaha di Nunukan Wajib Gunakan Aplikasi PAB untuk Pengiriman Barang Antarpulau

Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Timur, Bagus Nugroho Tamtomo Putro, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Forkopimda, dan aparat penegak hukum yang selama ini telah bersinergi dalam mendukung pelaksanaan tugas Bea Cukai di wilayah perbatasan.

“Sebagai wilayah perbatasan yang memiliki dinamika cukup tinggi, Nunukan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari lalu lintas barang dan orang hingga potensi pelanggaran kepabeanan dan cukai. Karena itu, keberhasilan menjaga wilayah perbatasan tidak mungkin dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antarinstansi,” ujar Bagus.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Kembali Buka Pendaftaran Beasiswa Harapan Energi Baru Unhas Tahun Ajaran 2026

Ia menegaskan pentingnya memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antarlembaga agar pengawasan dan penegakan hukum di wilayah perbatasan dapat berjalan lebih efektif.

Suasana ramah tamah berlangsung penuh keakraban. Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkokoh sinergi antara Bea Cukai, Pemerintah Daerah, Forkopimda, dan aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran arus perdagangan dan aktivitas masyarakat di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *