benuanta.co.id, NUNUKAN – Aksi balapan liar yang kerap terjadi setiap subuh di kawasan Jalan TVRI Nunukan kian meresahkan masyarakat sekitar. Suara bising knalpot dan laju kendaraan berkecepatan tinggi tak hanya mengganggu waktu istirahat warga, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Sejumlah warga mengaku aktivitas tersebut sudah berlangsung cukup lama dan semakin sering terjadi, terutama menjelang waktu sahur hingga pagi hari. Kondisi ini membuat masyarakat merasa tidak nyaman, bahkan khawatir akan potensi kecelakaan.
“Sangat mengganggu, apalagi waktunya subuh saat orang masih istirahat. Suaranya keras sekali, kadang bikin kaget,” ujar Ahmad (35) salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi pada Sabtu dini hari (2/4/2026).
Selain kebisingan, warga juga menyoroti aksi ugal-ugalan para pelaku yang menggunakan jalan umum sebagai arena balap. Tidak jarang mereka menutup sebagian badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, dapat segera mengambil tindakan tegas untuk menertibkan aksi balapan liar tersebut. Patroli rutin dan penindakan dinilai penting guna memberikan efek jera kepada para pelaku.
“Kami minta ada penertiban serius. Jangan sampai ada korban dulu baru ditindak, apalagi kebanyakan dari mereka anak di bawah umur” tambah warga lainnya.
Fenomena balapan liar ini juga menjadi perhatian serius karena melibatkan remaja yang mempertaruhkan keselamatan diri dan orang lain. Selain melanggar hukum, aktivitas tersebut berpotensi menimbulkan dampak sosial yang lebih luas.
Warga pun berharap adanya solusi jangka panjang, seperti penyediaan wadah positif bagi anak muda untuk menyalurkan hobi otomotif secara aman dan terarah.
Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari pihak berwenang agar Jalan TVRI Nunukan kembali aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Ramli







