Kesbangpol Nunukan Bentuk Forum Pemuda Lintas Agama

benuanta.co.id, NUNUKAN – Dalam waktu dekat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nunukan akan membentuk Forum Pemuda Lintas Agama sebagai upaya memperkuat kerukunan antarumat beragama dan meneguhkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Nunukan, Hasan Basri, menyampaikan bahwa pembentukan forum ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterlibatan aktif pemuda dalam menjaga persatuan dan perdamaian di tengah keberagaman bangsa.

“Pemuda memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keutuhan bangsa, khususnya di wilayah perbatasan seperti Nunukan. Indonesia adalah negara majemuk dengan beragam agama, budaya, dan suku. Maka, diperlukan ruang kolaboratif bagi pemuda dari berbagai latar belakang untuk saling mengenal, berdialog, dan bekerja sama menjaga harmoni,” kata Hasan, Selasa (22/7/2025).

Baca Juga :  Harga Konsumen Stabil, Nunukan Catat Deflasi pada Mei 2026

Forum ini akan menjadi wadah bagi pemuda lintas agama untuk saling berbagi pandangan, merancang kegiatan bersama, serta menyuarakan semangat toleransi di tengah tantangan sosial dan budaya yang semakin kompleks.

Melalui kegiatan sosialisasi yang telah dimulai, Kesbangpol menargetkan peningkatan kesadaran generasi muda akan pentingnya kerukunan hidup antarumat beragama serta penguatan nilai-nilai kebangsaan di tingkat lokal.

Baca Juga :  Dramatis! Damkar Nunukan Evakuasi Pekerja Bangunan Pingsan di Lantai Dua

“Tujuan dari sosialisasi ini bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi menumbuhkan kesadaran kolektif. Kita ingin para pemuda menjadi garda depan dalam membumikan nilai toleransi dan kebhinekaan, bukan hanya di forum, tapi juga di lingkungan masing-masing,” tambah Hasan Basri.

Forum ini direncanakan melibatkan perwakilan dari organisasi kepemudaan, komunitas lintas iman, serta tokoh-tokoh muda dari berbagai agama yang ada di Kabupaten Nunukan.

Baca Juga :  Akses Darat Lumpuh, Harga Bahan Pokok dan BBM di Krayan Selatan Melonjak

Kesbangpol berharap forum ini bisa menjadi model kolaboratif lintas agama yang inklusif dan berdampak nyata dalam menciptakan kehidupan sosial yang damai, setara, dan penuh penghargaan terhadap perbedaan. (*)

Reporter:Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *