BPBD Nunukan Terima Bantuan Logistik BNPB, Prioritas Korban Longsor Krayan

Nunukan567 views

benuanta.co.id, NUNUKAN – Upaya mempercepat penanganan korban bencana di Kabupaten Nunukan terus diperkuat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan menerima bantuan logistik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai stok siaga bencana yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, khususnya korban tanah longsor di Kecamatan Krayan.

Bantuan logistik yang diterima pada Selasa (21/7/2026) tersebut menjadi wujud dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi berbagai potensi bencana. Sejumlah kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat akan disimpan sebagai cadangan logistik, sementara sebagian lainnya segera didistribusikan kepada warga terdampak longsor di Krayan yang terjadi pada 7 Juli 2026.

Kasubbid Penyelamatan BPBD Kabupaten Nunukan, Hasan, mengatakan bantuan dari BNPB sangat berarti bagi pemerintah daerah dalam menjamin ketersediaan logistik saat terjadi keadaan darurat.

“Bantuan ini menjadi cadangan logistik yang sangat penting bagi BPBD Kabupaten Nunukan dalam mendukung penanganan darurat. Sebagian bantuan akan segera kami distribusikan kepada masyarakat terdampak tanah longsor di Krayan agar kebutuhan dasar mereka dapat segera terpenuhi. Kami berkomitmen memastikan proses penyaluran dilakukan secara tepat sasaran, cepat, dan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Hasan.

Baca Juga :  Nunukan Sepakati APBD Perubahan 2026, Pendapatan dan Belanja Turun

Ia menjelaskan, distribusi bantuan akan dilakukan secara bertahap dengan berkoordinasi bersama pemerintah kecamatan, aparat desa, serta instansi terkait agar seluruh warga terdampak dapat menerima bantuan sesuai kebutuhan.

Selain menyalurkan logistik, BPBD Nunukan juga terus memantau perkembangan kondisi di Kecamatan Krayan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi dan berpotensi memicu longsor kembali.

Baca Juga :  RSUD Nunukan Benahi SDM hingga Tata Kelola Pelayanan

Menurut Hasan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan bencana di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Nunukan yang memiliki tingkat kerawanan bencana relatif tinggi.

“Dengan dukungan logistik dari BNPB, kami berharap penanganan terhadap masyarakat terdampak dapat berlangsung lebih optimal. Kebutuhan dasar warga bisa segera terpenuhi sehingga proses pemulihan pascabencana berjalan lebih cepat dan efektif,” pungkasnya. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *