benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) membuka peluang investasi bagi perusahaan asal Singapura, Jo-An Group PTE LTD. Sejumlah sektor strategis ditawarkan, mulai dari infrastruktur, energi, energi terbarukan, hingga industri berbasis sumber daya alam.
Penawaran tersebut disampaikan Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang saat bertemu Presiden Jo-An Group Peter Tan Chong Yew beserta jajaran manajemen dan tim teknis. Saat dikonfirmasih Gubernur Zainal mengatakan, potensi investasi di provinsi termuda antara lain pembangunan infrastruktur, rumah sakit, sektor perikanan, peternakan, perkebunan, serta pariwisata alam.
”Salah satu proyek yang kita ditawarkan adalah pembangunan bandara di kawasan Tanah Kuning–Mangkupadi. Bandara tersebut diproyeksikan mendukung aktivitas logistik dan mobilitas pekerja menuju Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI),” katanya, saat dijumpai di Tanjung Selor, Rabu (22/7/2027).
“Bandara ini diproyeksikan untuk memasok logistik dan angkutan orang bagi proyek KIHI di Tanah Kuning–Mangkupadi. Keberangkatan jamaah haji juga kelak bisa dari bandar ini,” katanya lagi.
Tak hanya itu, Gubernur Zainal juga menyebutkan, selain bandara, Pemprov Kaltara juga menawarkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Menurut gubernur Zainal, listrik yang dihasilkan berpotensi dipasarkan hingga ke Malaysia dan Brunei Darussalam.
Ia menjelaskan, Jo-An Group merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bahan bakar, minyak dan gas, mineral, jasa kontraktor, serta penyedia peralatan industri. Usai pertemuan, Pemprov Kaltara dan Jo-An Group sepakat melanjutkan pembahasan teknis, terutama terkait rencana pembangunan bandara dan PLTS.
Pemerintah Provinsi Kaltara berharap penjajakan tersebut menjadi pintu masuk investasi baru yang dapat memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan ketahanan energi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







