benuanta.co.id, TARAKAN – Perum Bulog Cabang Tarakan menyatakan bahwa stok komoditas seperti beras, gula, tepung dan daging aman menjelang libur perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Pimpinan Perum Bulog Cabang Tarakan, Suharsana menerangkan tak hanya memastikan stok aman, pihaknya bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Tarakan terus melakukan stabilisasi menyoal harga jelang akhir tahun.
“Kita selalu koordinasi, dengan harapan komoditi Bulog bisa dimanfaatkan masyarakat luas,” katanya saat ditemui benuanta.co.id, Selasa (14/12/2021).
Saat ini stok terpantau aman, meskipun tidak melimpah seperti dulu disaat masih ada program peruntukan raskin.
“Beras Bulog terbagi dua ya, medium saat ini stok beras ada 9.051 ton kita jamin, stok ini ada yang di gudang ada juga yang dalam perjalanan ke sini. Kemudian beras Bulog premium sekitar 56.370 ton,” paparnya.
Tak hanya stok beras yang melimpah, terdapat pula stok gula pasir sebanyak 77 ton, tepung terigu 6 ton dan daging kerbau Alana 19 ton. Stok ini tersedia di masing-masing unit yang masih menjadi wilayah kerja Bulog Tarakan.
“Kalau tepung ini baru datang kemarin, dan asumsi saya mudah-mudahan masyarakat Tarakan menggunakan itu. Tersedianya di Tarakan ada, Jelarai juga ada dan di wilayah Kaltim juga ada karena sebagian masih wilayah kerja kita,” jelasnya.
Namun, saat ini terjadi kekosongan stok pada komoditas minyak goreng. Ia mengaku bahwa sudah kurang lebih dua bulan lalu tak mendapat pasokan dari pusat.
“Minyak goreng ini permasalahannya belum absen dari nasional, kami sudah ajukan ke kantor pusat tapi kita belum dapat stok itu,” terangnya.
Menyoal harga minyak goreng yang saat ini menjadi perbincangan hangat, Suharsana menuturkan tak mengetahui pasti apakah produk minyak dari Bulog terdapat kenaikan apa tidak.
“Harganya kalau dari pusat belum tau, karena kan harga ini perolehannya dari ongkir kirim. margin juga, dan diatur perumdag juga harganya, kita tidak bisa ambil di atas HET,” tutupnya. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







