benuanta.co.id, TARAKAN – DPRD Provinsi Kalimantan Utara meminta Pemerintah Provinsi Kaltara segera mengambil langkah agar lahan-lahan di Kalimantan Utara semakin produktif bagi sektor pertanian.
Merespon dukungan Menteri Pertanian (Mentan) RI, DR. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta bantuan program dan kegiatan pertanian kepada Pemprov Kaltara senilai Rp 16,9 miliar, Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris mendorong Pemprov Kaltara menindaklanjuti program tersebut.
“Kita berharap Pemprov Kaltara segera evaluasi izin lahan di Kaltara dan inventarisir lahan-lahan yang dikelola oleh perusahaan, instansi serta bila memungkinkan mereka bisa meminjamkan kepada masyarakat untuk bertani dan dibina oleh pemerintah,” kata Norhayati kepada benuanta.co.id pada Selasa, 24 September 2021.
Dikatakan Norhayati Andris, masa pandemi Covid-19 seperti ini sektor yang masih stabil yakni pertanian, perikanan, peternakan sehingga potensi tersebut harus dikelola sebaik mungkin seperti arahan Menteri Pertanian.
“Arahan pak Menteri Kaltara ini punya potensi yang besar di sektor pertanian, maka itu katanya dia siap membantu pembangunan sektor pertanian. Sayang sekali kalau kita masih mengandalkan bahan pangan dari luar Kaltara, sedangkan Kaltara juga punya potensinya,” tambahnya.
Norhayati mengatakan seperti halnya peternakan Kambing Boer itu juga diinginkan pak Menteri untuk tembus ekspor ke Brunei Darussalam.
“Sebaiknya peternakan kambing boer dilakukan se Kaltara. Dinas terkait segera sosialisasikan ke masyarakat dan beri pelatihan serta dampingi mereka untuk mengikuti KUR agar dapat terbantu permodalannya,” tuturnya.
Kemudian, politisi PDI Perjuangan itu menegaskan agar pemerintah, pelaku usaha dapat mengeksekusi hal tersebut selama 3 bulan ke depan sesuai arahan menteri.(*)
Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli







