benuanta.co.id, BULUNGAN – Patriot Muda Training Center mulai membuka layanan bimbingan belajar untuk persiapan masuk sekolah kedinasan di Kaltara. Sejak diresmikan, lembaga tersebut telah menerima delapan pendaftar yang akan mengikuti program pembinaan di cabang Tanjung Selor.
Direktur Patriot Muda Training Center, Muhammad Siswan Effandy, mengatakan kehadiran lembaga tersebut bertujuan memperluas akses pendidikan bagi calon peserta sekolah kedinasan di wilayah Kaltara yang selama ini dinilai masih terbatas.
“Alhamdulillah sudah ada delapan orang yang mendaftar di cabang Kaltara. Ke depan kami juga akan menjalin kerja sama dengan beberapa pihak untuk membuka program beasiswa bagi peserta di Kaltara,” ujarnya, Senin (12/7/2026)
Menurutnya, Patriot Muda mengusung prinsip pemerataan kesempatan belajar sehingga seluruh kalangan masyarakat dapat mengikuti bimbingan belajar tanpa terkendala kemampuan ekonomi. Ia menjelaskan, peserta tidak hanya mendapatkan materi akademik, tetapi juga pembinaan fisik, psikotes, hingga persiapan mental untuk menghadapi tahapan seleksi sekolah kedinasan.
“Kami mempersiapkan peserta dari sisi akademik, fisik, jasmani, dan berbagai tahapan seleksi lainnya agar ketika menghadapi ujian mereka tidak mengalami kesulitan,” katanya.
Untuk kegiatan pembelajaran, seluruh proses bimbingan akan dipusatkan di Tanjung Selor. Namun, menjelang pelaksanaan seleksi nasional, peserta akan mengikuti program karantina intensif di Jakarta.
“Nantinya peserta akan menjalani karantina selama tiga sampai enam bulan di Jakarta. Di sana mereka akan mendapatkan pembinaan yang lebih intensif, termasuk persiapan wawancara, pemeriksaan kesehatan, dan tahapan seleksi lainnya,” jelasnya.
Siswan menuturkan, saat ini Patriot Muda Training Center baru membuka satu cabang di Kaltara. Meski demikian, pihaknya membuka peluang untuk memperluas kapasitas apabila jumlah peserta terus meningkat.
“Sementara ini baru satu cabang di Kaltara. Ke depan tidak menutup kemungkinan akan kami perbesar agar bisa menampung lebih banyak peserta,” ujarnya.
Salah satu program yang menjadi perhatian masyarakat adalah adanya skema garansi uang kembali. Siswan menjelaskan, program tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen lembaga dalam menjaga kepercayaan peserta.
“Kalau peserta tidak lulus sesuai ketentuan program yang diikuti, biaya pendidikan akan kami kembalikan. Itu merupakan bentuk komitmen kami menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, Kaltara dipilih sebagai lokasi pengembangan karena dinilai masih membutuhkan akses bimbingan belajar khusus sekolah kedinasan. Dengan hadirnya Patriot Muda Training Center di Tanjung Selor, diharapkan semakin banyak putra-putri daerah yang mampu bersaing dan lolos ke berbagai institusi pendidikan kedinasan di tingkat nasional. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







