Fenomena Unik Hari Tanpa Bayangan Bakal Terjadi di Kaltara

benuanta.co.id, TARAKAN – Mulai pekan depan, sejumlah wilayah di Indonesia akan menikmati fenomena hari tanpa bayangan matahari. Fenomena hari tanpa bayangan merupakan posisi di mana matahari berada di atas Indonesia, atau tepat berada di titik zenith. Posisi matahari ini membuat tidak ada bayangan yang terbentuk oleh benda tegak tak berongga saat tengah hari.

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Pastikan UMKM Lokal Terlibat di Kawasan Industri Tanah Kuning-Mangkupadi

Hal tersebut dijelaskan Kepala BMKG Tarakan, Muhammad Sulam Khilmi, bahwa fenomena ini wajar terjadi dan biasanya dapat berlangsung dua kali dalam setahun.

“Setiap tahun itu bisa terjadi dua kali, dan itu sebuah fenomena yang normal,” ujar Kepala BMKG Tarakan, Muhammad Sulam Khilmi kepada benuanta.co.id, Kamis (2/9/2021).

Fenomena ini tak hanya terjadi di Kota Tarakan, namun beberapa kabupaten lain di Kaltara juga turut merasakan.

Baca Juga :  Cuaca Panas, BPBD Catat 8 Titik Karhutla di Tarakan

“Jadi itu berlangsungnya sekitar lima hingga sepuluh menit saja di Tarakan, Nunukan dan juga Tanjung Selor nanti,” imbuhnya.

Meski begitu, ia menyebut fenomena ini tidak menimbulkan dampak sama sekali.

“Dampaknya tidak ada, hanya kan kalau sekarang banyak fenomena-fenomena yang sering terjadi,” tukasnya.

Saat ini BMKG Kota Tarakan sedang dalam tahap pengamatan mengenai waktu terjadinya fenomena unik ini. Nantinya BMKG akan merilis informasi pada akun sosial media BMKG Kota Tarakan. (*)

Baca Juga :  YSBKU Dorong Pembentukan Kampus Budaya Melalui Dialog Kebudayaan

Reporter : Endah Agustina

Editor : Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *