benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Utara (Kaltara) hingga kini belum memiliki kantor sekretariat yang representatif. Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara yang berkomitmen mencarikan solusi melalui optimalisasi aset milik pemerintah.
Kepala Dispora Kaltara, Bustan, mengungkapkan hal itu usai menggelar pertemuan perdana bersama jajaran pengurus KONI Kaltara, Kamis (16/7/2026).
“Informasi yang disampaikan kepada saya, KONI tidak punya kantor. Benar ya? Tidak punya kantor. Ini kan harus dicarikan solusi,” ujar Bustan.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Bustan telah menginstruksikan Bidang Olahraga Dispora Kaltara untuk mengidentifikasi aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara yang belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi dijadikan sekretariat KONI. Selain memanfaatkan aset pemerintah provinsi, Dispora juga membuka peluang berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bulungan apabila tersedia aset yang dapat digunakan.
“Saya tadi sudah perintahkan kepada Kepala Bidang Olahraga untuk mengidentifikasi apakah ada aset-aset yang belum termanfaatkan oleh pemerintah provinsi, ataukah mungkin kita coba kolaborasi dengan Kabupaten Bulungan. Siapa tahu ada aset-aset yang belum termanfaatkan, coba kita optimalkan,” kata Bustan.
Bustan menambahkan, persoalan fasilitas tidak hanya dialami KONI Kaltara. Organisasi olahraga lain seperti Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) dan National Paralympic Committee (NPC) Kaltara juga membutuhkan kantor yang memadai.
Karena itu, Dispora Kaltara mempertimbangkan penyediaan satu gedung terpadu yang dapat digunakan bersama oleh ketiga organisasi tersebut guna mendukung pembinaan olahraga di daerah.
“Apakah nanti kita gabung dalam satu gedung? Di situ ada KONI, ada KORMI, ada NPC. Ini organisasi yang menjadi binaan dari pemerintah provinsi,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Dispora dan KONI Kaltara juga membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltara di Kabupaten Malinau hingga persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 dan Olimpiade 2028. Bustan meminta KONI Kaltara menyiapkan data cabang olahraga unggulan yang berpotensi berprestasi sebagai dasar penyusunan program pembinaan.
“Minggu depan kita akan jadwalkan lagi. Saya minta nanti dari teman-teman KONI paparan terkait cabor-cabor olahraga mana saja yang menjadi unggulan Kalimantan Utara dalam rangka persiapan PON 2028, kemudian persiapan Olimpiade 2028,” ujarnya.
Data tersebut, lanjut Bustan, akan menjadi bagian dari penyusunan Desain Olahraga Daerah (DOD) Kaltara guna memperkuat sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan di seluruh wilayah provinsi. Pembahasan mengenai penganggaran, kesiapan venue, serta pendataan atlet akan dilanjutkan melalui tahapan koordinasi antara Dispora dan KONI Kaltara dalam beberapa pekan mendatang. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina







