benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus mendorong realisasi pembangunan rumah sakit tipe B di Kaltara. Proyek yang diperkirakan menelan investasi ratusan miliar rupiah itu kini mulai dilirik sejumlah investor dari luar daerah.
Kepala Dinas PUPR-Perkim Kaltara, Helmi mengatakan, sektor kesehatan menjadi salah satu bidang yang cukup menarik perhatian investor karena kebutuhan fasilitas kesehatan di Kaltara masih sangat besar.
“Rumah sakit tipe B ini memang jadi salah satu prioritas kita. Nilai investasinya kurang lebih di angka Rp300 miliar,” ujarnya, Ahad (10/5/2026).
Menurut Helmi, beberapa calon investor bahkan telah datang langsung untuk melihat kesiapan lokasi yang direncanakan untuk pembangunan rumah sakit tersebut.
“Sudah ada yang datang survei lokasi. Mereka melihat peluang pengembangan layanan kesehatan di Kaltara cukup menjanjikan,” katanya.
Ia menambahkan, pertumbuhan jumlah penduduk serta perkembangan kawasan permukiman di Kaltara turut menjadi alasan investor mulai tertarik menanamkan modal di sektor kesehatan.
“Sekarang aktivitas ekonomi dan pembangunan di Kaltara juga terus berkembang. Jadi kebutuhan rumah sakit yang lebih lengkap memang makin terasa,” jelasnya.
Meski begitu, pemerintah daerah masih melakukan pembahasan lebih lanjut bersama pihak investor terkait skema kerja sama hingga kesiapan lahan pembangunan.
“Untuk saat ini masih tahap komunikasi dan pembicaraan teknis. Jadi belum sampai ke tahap final,” ungkap Helmi.
Pemprov Kaltara berharap pembangunan rumah sakit tipe B nantinya bisa membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik tanpa harus dirujuk keluar daerah.
“Harapannya tentu supaya masyarakat Kaltara bisa mendapatkan layanan kesehatan yang memadai di daerah sendiri,” tutupnya. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







