Dinkes Pastikan Tahun Depan Program Dokter Terbang Tetap Lanjut

benuanta.co.id, BULUNGAN – Realisasi program Dokter Terbang ke daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) di Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang 2025 hampir mencapai 100 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Usman mengatakan program tersebut berjalan sesuai target dan mampu menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses layanan kesehatan.

“Pelaksanaan Dokter Terbang tahun 2025 hampir tuntas. Capaian ini menunjukkan layanan kesehatan ke wilayah 3T tetap bisa dihadirkan meski dengan tantangan geografis,” kata Usman, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga :  Tembus 86 Persen dari Target, Pendapatan Pemprov Kaltara Capai Rp2,66 Triliun pada 2025

Untuk tahun 2026, Usman memastikan program Dokter Terbang tetap dilanjutkan. Namun, besaran anggarannya akan mengalami penyesuaian seiring kebijakan efisiensi. Jika pada 2025 anggaran program ini mencapai Rp 1,9 miliar, maka pada 2026 diperkirakan hanya sekitar separuhnya.

Dengan pengurangan anggaran tersebut, Dinkes Kaltara akan memfokuskan layanan Dokter Terbang pada daerah-daerah prioritas yang benar-benar tidak dapat dijangkau melalui akses darat maupun sarana transportasi lainnya.

Baca Juga :  Rumah Dinas KPP Pratama Tanjung Redeb di Jalan Ladang Dalam Terbakar, 2 Pegawai Terpaksa Dipindahkan

“Kita tetap lanjutkan, tetapi lebih selektif. Daerah yang menjadi prioritas adalah wilayah yang aksesnya paling terbatas,” ujarnya.

Usman menambahkan, keberlanjutan program Dokter Terbang juga didorong oleh capaian prestasi yang telah diraih. Program ini sebelumnya memperoleh penghargaan inovasi pelayanan publik, sehingga menurutnya harus terus dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen peningkatan layanan kesehatan di daerah terpencil Kaltara. (*)

Baca Juga :  Persyaratan Ekspor Perikanan Dinilai Memberatkan Pelaku Usaha, Ombudsman Kaltara Dorong Revisi Regulasi 

Reporter: Ike Julianti

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *