Bappeda Litbang Kaltara Gelar Lomba Inovasi Daerah 2025

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus mendorong lahirnya ide dan gagasan kreatif melalui penyelenggaraan Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025. Kegiatan yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) ini berlangsung di Tanjung Selor, pada 22–23 Oktober 2025.

Kompetisi tahunan tersebut mengusung tema “Solusi untuk Daerah Berbasis Potensi Lokal Menuju Ekonomi Kaltara yang Inklusif, Tangguh, dan Berdaya Saing.” Tujuannya untuk menumbuhkan semangat inovasi lintas sektor, baik di kalangan masyarakat, pelajar, aparatur sipil negara (ASN), maupun pelaku usaha.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Litbang Kaltara, Mochamad Sarkawi, mengatakan ajang ini diharapkan menjadi wadah lahirnya ide dan karya kreatif yang relevan dengan kebutuhan daerah.

Baca Juga :  Persyaratan Ekspor Perikanan Dinilai Memberatkan Pelaku Usaha, Ombudsman Kaltara Dorong Revisi Regulasi 

“Kita harap kegiatan hari ini melahirkan inovasi baru, terutama yang menyentuh aspek kesetaraan pelayanan publik dan pemerataan fasilitas. Hal-hal seperti ini sering kali jarang muncul, padahal penting bagi kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Sarkawi menegaskan, inovasi tidak berhenti pada kompetisi semata. Pemerintah akan melanjutkan proses pembinaan dan pendampingan agar hasil karya dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara luas.

“Kebanyakan inovasi di Kaltara masih kurang dalam hal kelengkapan. Itu yang akan kita bina. Termasuk terkait hak kekayaan intelektual dan produk, nanti akan kita fasilitasi ke depannya,” jelasnya.

Baca Juga :  Tembus 86 Persen dari Target, Pendapatan Pemprov Kaltara Capai Rp2,66 Triliun pada 2025

Ia juga menyinggung capaian Kaltara yang berhasil meraih Outstanding Innovation dari Kementerian PAN-RB melalui inovasi Sibatik tahun ini. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemacu semangat bagi peserta untuk terus berinovasi.

Menurutnya, antusiasme peserta pada tahun ini meningkat, terutama dari kalangan masyarakat, pelajar, dan perusahaan.

“Tahun ini peserta dari masyarakat dan pelajar lebih banyak, sementara dari ASN sedikit menurun. Walaupun begitu, semangat mereka patut diapresiasi,” bebernya.

Sarkawi menambahkan, tantangan ke depan adalah meningkatkan indeks nilai inovasi di berbagai wilayah yang masih rendah. Pihaknya berharap, nilai inovasi Kaltara terus meningkat agar provinsi termuda di Indonesia ini mampu menjadi daerah yang kreatif dan berdaya saing tinggi.

Baca Juga :  Rumah Dinas KPP Pratama Tanjung Redeb di Jalan Ladang Dalam Terbakar, 2 Pegawai Terpaksa Dipindahkan

Puncak kegiatan Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 dijadwalkan berlangsung pada 25 Oktober 2025, dengan pengumuman pemenang yang akan disampaikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara.

Melalui ajang ini, Pemerintah Provinsi Kaltara menegaskan bahwa inovasi bukan sekadar ide baru, melainkan bagian penting dari upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *