Tanjung Selor – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) secara resmi membuka pendaftaran Lomba Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025 atau Kaltara Innovation Awards 2025.
Kompetisi tahunan kali ini mengusung tema ‘Solusi untuk Daerah Berbasis Potensi Lokal Menuju Ekonomi Kalimantan Utara yang Inklusif, Tangguh, dan Berdaya Saing’.
Penyelenggaraan kompetisi ini dimaksudkan untuk menjaring ide, gagasan, dan karya kreatif dari berbagai kalangan sehingga mampu mendorong pembangunan daerah yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.
Sejalan dengan visi pembangunan, Gubernur Kalimantan Utara menegaskan bahwa inovasi tidak boleh hanya dilihat sebagai program tambahan, melainkan harus menjadi budaya kerja yang melekat di setiap lini, baik di lingkup birokrasi, masyarakat, dunia usaha, maupun generasi muda.
Untuk itu, Kaltara Innovation Awards 2025 dibuka seluas-luasnya bagi masyarakat umum, pelajar dan mahasiswa, pelaku usaha dan perusahaan, serta aparatur sipil negara di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Melalui keterlibatan lintas kelompok ini, kompetisi diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang mendorong lahirnya berbagai inovasi unggulan sekaligus ruang promosi agar hasil-hasil inovasi dapat dikenal dan diadopsi secara lebih luas.
Sebagai penyelenggara utama, Bappeda Litbang tidak hanya memastikan pelaksanaan kompetisi berjalan transparan, objektif, dan berorientasi pada hasil nyata, tetapi juga menyiapkan langkah pembinaan pasca lomba.
Inovasi yang dinilai potensial akan didampingi untuk terus dikembangkan, diperkuat dari sisi kelembagaan maupun keberlanjutan, bahkan diarahkan agar dapat berkompetisi di tingkat nasional, seperti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Kementerian PAN-RB atau ajang penghargaan bergengsi lainnya. Dengan demikian, hasil kompetisi tidak berhenti sebagai ide, tetapi dapat memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Proses pendaftaran dibuka mulai 1 Agustus hingga 1 Oktober 2025 secara daring melalui aplikasi SIRINDAKU di laman resmi Bappeda Litbang Kalimantan Utara https://bappedalitbang.kaltaraprov.go.id/sirindaku.
Keistimewaan tahun ini adalah lomba yang sepenuhnya terintegrasi dengan SIRINDAKU (Sistem Informasi Riset dan Inovasi Daerah Kalimantan Utara). Platform digital ini dirancang untuk menghimpun, mengelola, dan mempromosikan riset serta inovasi daerah.
Artinya, setiap karya inovasi yang didaftarkan tidak hanya ikut berkompetisi, tetapi juga terdokumentasi secara resmi dalam sistem informasi pembangunan daerah.
Selanjutnya, setelah tahap seleksi administrasi dan penilaian proposal, dewan juri akan menetapkan lima inovator terbaik dari setiap kategori (Top 5). Mereka akan melaju ke babak presentasi dan wawancara untuk memperkuat argumentasi serta menunjukkan dampak inovasi yang telah dilakukan.
Dari tahapan ini kemudian dipilih tiga besar pemenang dan dua pemenang harapan. Rangkaian kegiatan akan mencapai puncaknya pada malam penganugerahan 25 Oktober 2025 yang menjadi ajang apresiasi sekaligus perayaan inovasi daerah.
Untuk menjamin kualitas penilaian, dewan juri Kaltara Innovation Awards 2025 melibatkan unsur kementerian dan lembaga nasional seperti Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDN), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Penilaian juga diperkuat dengan keterlibatan akademisi dari perguruan tinggi, pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, serta perwakilan dari Bank Indonesia. Kehadiran juri dengan latar belakang beragam ini diharapkan mampu memberikan penilaian yang profesional, independen, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyiapkan total hadiah sebesar Rp130 juta dan cenderamata yang akan diberikan kepada para inovator terbaik dari setiap kategori. Dukungan ini terwujud berkat kerja sama dengan para mitra strategis, yaitu Bankaltimtara, PT Pesona Khatulistiwa Nusantara, serta mitra pembangunan internasional GGGI dan GIZ.
Para pemenang akan menerima Piagam Penghargaan Gubernur, Piala Kaltara Innovation Awards, serta uang pembinaan. Namun lebih dari sekadar penghargaan, ajang ini diharapkan melahirkan inovator-inovator baru yang mampu memperkuat daya saing daerah dan menjadi agen perubahan dalam pembangunan Kalimantan Utara.
Dengan terselenggaranya Kaltara Innovation Awards 2025, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Bappeda Litbang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif. Inovasi yang lahir dari kompetisi ini diharapkan menjadi fondasi bagi tercapainya visi pembangunan daerah, yakni Kalimantan Utara yang maju, makmur, dan berkelanjutan. (*)
Editor: Endah Agustina







