oleh

Pusat Karantina di Bulungan Ditutup, Semua Pasien Dipulangkan

TANJUNG SELOR – Pusat karantina Covid-19 Kabupaten Bulungan bagi pasien yang suspek, probable dan compirmed di gedung BKPSDM Kabupaten Bulungan, telah ditutup. Semua pasien telah dipulangkan untuk melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing.

“Berdasarkan keputusan Bupati Bulungan maka pertanggal 1 Agustus karantina sudah ditutup,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan drg. Imam Sujono melalui Kabid P2P Dinkes Bulungan dr Velix T Sima kepada benuanta.co.id, Sabtu 1 Agustus 2020.

Sesuai dengan buku revisi kelima KMK, jika ada warga positif Covid-19 tanpa adanya gejala atau gejala ringan, maka dilakukan isolasi mandiri di rumah. Pengawasannya tetap dari Dinkes Bulungan serta tetangga rumah depan, belakang, samping kanan kiri.

“Tetap kita monitoring, hanya saja tidak setiap hari. Kita hanya titip termometer untuk mengukur suhu pagi dan sore, dan bisa konsultasi via telepon dan WA,” jelasnya.

Pada masa 10 hari tidak ada gejala, maka yang bersangkutan dinyatakan sembuh. Bahkan sudah tidak ada tes Swab lagi kepada pasien ini. Begitu juga pasien di rumah sakit selama 10 hari tidak ada gejala maka dinyatakan sehat.

“Jadi sudah diatur sedemikian rupa dalam buku kelima itu sudah tidak ada swab lagi,” bebernya.

Velix mengatakan, bagi yang suspek saat timbul gejala barulah dilakukan swab. Bahkan di hari ini di pusat karantina, pasien sebanyak 11 orang yang sempat di rapid test dan hasilnya reaktif sudah dipulangkan.

“Yang 11 orang ini sudah kita pulangkan untuk lanjutkan isolasi mandiri masing-masing dirumahnya,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed