oleh

Cegah Penyebaran Covid-19, Jemaat GKII Ibadah di Rumah Masing-Masing

MALINAU – Sebagai upaya bersama melakukan pencegahan penyebaran Virus Corona (covid-19) di Wilayah Kabupaten Malinau, Jemaat GKII sejak 2 minggu lalu sudah melaksanakan ibadah di rumah masing-masing. Kegiatan ibadah di gereja untuk sementara juga ditiadakan hingga kondisi kembali aman dan kondusif.

Hal itu diungkapkan Sekda Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus S.Pi saat dihubungi melalui telepon selulernya oleh benuanta.co.id. Sekda Ernes menjelaskan, langkah itu diambil oleh pengurus daerah GKII Kabupaten Malinau berdasarkan surat edaran dari GKII pusat yang memberikan imbauan agar kegiatan gereja untuk sementara waktu ditiadakan

Sementara kegiatan ibadah bisa dilakukan di rumah masing-masing sampai kondisi dinyatakan aman dari Virus Corona. “Untuk lebih jelasnya bisa dikonfirmasi ke ketua GKII Kabupaten Malinau bagaimana cara pelaksanaan ibadah yang dilakukan di rumah masing-masing,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jari Pria Paruh Baya Nyaris Putus Akibat Cincin Batu Akik

Sementara itu saat dikonfirmasi, Ketua GKII Kabupaten Malinau, Pendeta Wesley Lufung membenarkan jika untuk saat ini kegiatan gereja untuk sementara ditiadakan, untuk mencegah penyebaran virus corona di wilayah Malinau. Untuk ibadah yang biasanya rutin setiap minggu juga kini telah dilakukan di rumah masing-masing.

Pendeta Wesley Lufung menjelaskan, untuk pelaksanaan ibadah di rumah masing-masing dibantu oleh pendeta masing-masing gereja dengan membuatkan susunan acara. Mulai dari acara pertama hingga selesai, mulai dari lagu dibuat oleh pendeta dan majelisnya, dan renungannya juga dibuat oleh gembalanya.

Baca Juga :  Jari Pria Paruh Baya Nyaris Putus Akibat Cincin Batu Akik

“Kemudian materi-materi itu dikirim via WA dan juga difotocopy untuk diperbanyak dan langsung dikirim ke rumah-rumah anggota gereja. Mengingat tidak semua wilayah jaringan cukup bagus, jadi ada juga yang difotocopy untuk dikirim ke wilayah yang kurang bagus jaringan internet atau jaringan telekomunikasinya,” jelasnya.

Pendeta Wesley Lufung mengungkapkan, langkah ini diambil sebagai upaya kesadaran pihaknya untuk mematuhi imbauan, baik yang datangnya dari GKII Pusat, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Baca Juga :  Jari Pria Paruh Baya Nyaris Putus Akibat Cincin Batu Akik

“Kami akan tetap melaksanakan ibadah di rumah masing-masing sampai ada pemberitahuan dari pemerintah jika kondisi sudah aman. Karena itu saat ini kami akan mematuhi semua imbauan pemerintah, termasuk untuk melakukan ibadah masing-masing di rumah. Saya juga berharap penyebaran virus corona ini segera berakhir dan kami kembali bisa melaksanakan berbagai aktivitas lagi di gereja masing-masing. Mari kota doakan bersama,” tutupnya.(*)

 

Reporter : Ronny Meranda
Editor : M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *