Kemenangan Dramatis atas Fiorentina antar Atalanta ke final

Jakarta – Kemenangan dramatis 4-1 atas Fiorentina mengantarkan Atalanta ke final Piala Italia, pada pertandingan leg kedua semifinal di Stadion Gewiss, Bergamo, Rabu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Hasil tersebut membawa La Dea mengantungi kemenangan agregat 4-2 atas tim asal Florence, Fiorentina, demikian dikutip dari laman resmi Liga Italia.

Fiorentina yang memenangi leg pertama dengan skor 1-0 menggempur sejak awal pada pertandingan leg kedua. Nico Gonzalez dan Andrea Belotti menguji kiper tuan rumah Marco Carnesecchi, tetapi justru Atalanta yang membuka keunggulan pada menit kedelapan melalui peluang pertama mereka.

Gianluca Scamacca mengirim umpan terobosan kepada Teun Koopmeiners dalam skema serangan balik, dan Koopmeiners dengan tenang mampu menaklukkan kiper Pietro Terraciano dengan mengarahkan bola ke sudut gawang. Gol tersebut membuat kedudukan agregat menjadi 1-1.

Baca Juga :  KONI Kaltara Pastikan 6 Medali Emas di PON 2024

Tidak lama kemudian Atalanta kembali mencetak gol melalui sepakan Scamacca ke sudut atas gawang. Namun gol itu tidak disahkan karena Koopmeiners sebelumnya melanggar Lucas Beltran.

Setelah itu beberapa peluang dimiliki kedua tim, tetapi skor 1-0 bagi keunggulan Atalanta bertahan sampai turun minum.

Pada awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-53, Fiorentina harus bermain dengan sepuluh pemain. Nikola Milenkovic keliru dalam pemilihan waktu saat menekel Scamacca yang bersiap melepaskan tembakan di tepi kotak penalti, yang membuat Milenkovic mendapatkan kartu merah langsung.

Baca Juga :  Nakhodai IPSI Kaltara Periode 2024-2028, Suroso Fokus Hadapi PON XXI Aceh-Sumut

Secara mengejutkan, Fiorentina yang tampil dengan sepuluh pemain justru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-68. Tendangan bebas Cristiano Biraghi disambut tandukan Lucas Martinez menembus gawang tuan rumah. Skor agregat kini berbalik menjadi 2-1 untuk keunggulan Fiorentina.

Laga semakin berjalan menarik karena Atalanta merestorasi keunggulannya pada menit ke-75. Bola umpan silang Matteo Ruggeri memantul ke tanah, dan kemudian disambut sepakan voli Scamacca yang bersarang ke gawang Fiorentina. Gol itu lantas membuat skor agregat menjadi imbang 2-2.

Atalanta kembali mengubah skor menjadi 3-1 pada menit ke-95. Sepakan Ademola Lookman dari sudut sempit membuat gawang Fiorentina kemasukan untuk ketiga kalinya. Gol itu sempat diperiksa atas kemungkinan terjadinya offside, tetapi setelah dilakukan tinjauan VAR gol Lookman tetap disahkan.

Baca Juga :  Atalanta Juara Liga Europa usai Putus Rekor tak Terkalahkan Leverkusen

Pesta Atalanta semakin lengkap setelah pemain pengganti Mario Pasalic mengemas gol penutup pada menit ke-98. Dari satu serangan balik, Scamacca dan Lookman bekerja sama untuk mengirim umpan terobosan, yang kemudian dikonversi Pasalic untuk melengkapi kegembiraan tuan rumah.

 

Sumber : Antara

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2893 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *