Punya Nama yang Sama dengan Bupati Nunukan, Ini Sosok Laura Pembawa Baki Bendera Asal Krayan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Setiap tahunnya peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) memang selalu menarik masyarakat luas untuk diikuti. Namun di antara semua itu, para anggota Pasukan Pengibar Bendera (paskibra) tentu menjadi sorotan utama saat upacara berlangsung.

Laura Aknesia, perempuan dengan paras cantik asal SMK Negeri 1 Krayan ini cukup mencuri perhatian. Pasalnya, selain terpilih menjadi pembawa baki pada upacara pengibaran bendera, gadis kelahiran Krayan tersebut kuga memiliki nama yang mirip dengan Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid.

Laura Aknesia mengatakan, setelah mengikuti beberapa proses seleksi selama tiga hari namanya pun keluar sebagai peserta Paskibra Kabupaten. Namun saat itu untuk sampai di Nunukan dirinya mengaku sempat terkendala dengan keuangan.

Baca Juga :  Diduga Korsleting Listrik, Gereja Katolik Santo Yosep di Tulin Onsoi Ludes Terbakar

Tapi tentunya hal tersebut tidak membuatnya putus asa, untungnya beberapa permasalahan tersebut dapat ditangani oleh pihak sekolah untuk berangkat dari Krayan ke Nunukan.

Setibanya di Nunukan, dirinya dan beberapa teman-temannya dari kecamatan lain ditempatkan di Mess BKPSDM Nunukan selama pelatihan pemantapan Pengibaran Bendera Merah Putih HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi di Nunukan 4,11 Persen pada Triwulan I, Jadi Penyumbang Perekonomian Terbesar Kaltara

“Waktu mau berangkat sempat terkendala dengan uang transportasi, namun puji Tuhan saya dibantu dari pihak sekolah akhirnya bisa berangkat,” kata Laura, Selasa (16/8/2022).

Setelah mengikuti beberapa rangkaian latihan dirinya dipercaya oleh pelatih sebagai pembawa baki bendera merah putih.

Laura menceritakan, bahwa saat melakukan seleksi  dirinya sangat yakin akan lolos sebagai peserta Paskibra. Keyakinannya pun terealisasi hingga menjadi pembawa baki Sang Saka Merah Putih.

Baca Juga :  Warga Nunukan Keluhkan Bertambahnya Beban Perawatan Kendaraan

Selama mengikuti pelatihan paskibra persiapan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia dirinya mengaku selalu menunjukkan semangat kepada pelatih. Dalam pelatihan tidak ada kendala karena dijalani dengan senang hati dan semangat.

“Walau kita berada di wilayah terpencil dan perbatasan kita harus tetap semangat, jangan patah semangat, tetap fokus untuk berkarya, karena kita adalah penerus generasi yang lebih baik ke depannya,” jelasnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *