Polisi Selidiki Kasus Tabrak Lari Avanza Putih, Sopir Akui Kabur karena Panik

benuanta.co.id, TARAKAN – Polres Tarakan terus mendalami kasus dugaan tabrak lari mobil Avanza putih yang memicu kecelakaan lalu lintas beruntun di sejumlah titik di Kota Tarakan pada Kamis (11/6/2026) malam.

Sejumlah langkah penyelidikan telah dilakukan, mulai dari olah tempat kejadian perkara hingga pengumpulan barang bukti dan keterangan saksi.

Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik, mengatakan petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara berdasarkan seluruh laporan masyarakat terkait lokasi-lokasi kecelakaan yang diduga saling berkaitan.

“Petugas telah mendata identitas para saksi dan juga pelaku. Juga telah dilakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan diduga pelaku yang saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Jusuf S.K.,” ujarnya, Jumat (12/6/2026) dini hari.

Baca Juga :  Laka Maut di Aki Balak Disimpulkan Human Error, Kasus Dinyatakan Selesai

Pihak kepolisian selanjutnya akan membuat laporan polisi sebagai langkah awal penyelidikan guna mengetahui motif dari dugaan tabrak lari tersebut. Dari pemeriksaan awal terhadap pelaku yang masih dalam kondisi sadar, diketahui kendaraan yang digunakan merupakan mobil rental. Pelaku mengaku melarikan diri setelah kecelakaan karena panik.

“Yang bersangkutan menerangkan mobil yang digunakan adalah mobil rental dan alasan berupaya melarikan diri karena panik,” jelasnya.

Kendati demikian, polisi masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan setelah kondisi kesehatan pelaku memungkinkan. Saat ini pelaku masih menjalani perawatan intensif akibat mengalami luka. Dalam proses penyelidikan, kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil, dua unit sepeda motor, serta sejumlah rekaman video amatir yang beredar di masyarakat.

Baca Juga :  Viral Sosok Diduga Pocong Hebohkan Tanjung Selor, Polisi Intensifkan Patroli

Selain itu, penyidik akan mengumpulkan rekaman kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) di sejumlah lokasi guna memperjelas kronologi kecelakaan.

“Kami juga akan mengambil rekaman CCTV yang dapat menerangkan kronologis peristiwa tersebut,” terangnya.

Polisi telah mengetahui identitas dua korban yang melapor dan akan menerbitkan surat visum untuk mengetahui dampak luka yang dialami akibat kecelakaan. Sementara itu, berdasarkan informasi dari video amatir dan keterangan saksi-saksi, diduga masih terdapat dua korban lain yang belum diketahui keberadaan maupun kondisinya.

BACA JUGA:

Ngeri! Usai Tabrak Pengendara, Avanza Putih Nekat Kabur hingga Sebabkan Laka Beruntun di Tarakan

Baca Juga :  Satlantas Polres Tarakan Catat 20 Kasus Laka Lantas Periode Januari-Juni 2026

Kesaksian Korban Tabrak Lari Avanza Putih di Sebengkok: Motor Terpental dan Tubuh Terseret

Kapolres mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban atau mengetahui informasi terkait rangkaian kecelakaan tersebut agar segera melapor ke Polres Tarakan.

“Apabila ada masyarakat yang menjadi korban maupun mengetahui peristiwa ini, kami harap berkenan melapor sehingga kami dapat memberikan pelayanan dan mendatangi korban,” tegasnya.

Setelah seluruh alat bukti, hasil visum, rekaman CCTV, dan keterangan saksi terkumpul, penyidik akan melaksanakan gelar perkara untuk menentukan konstruksi hukum dalam kasus tersebut. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *