Kunker ke Yogyakarta, Pansus II DPRD Kaltara Kaji Pembangunan Wilayah Perbatasan

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) II melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Biro Tata Pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tujuan kunjungan ini adalah untuk berkonsultasi terkait dengan Rancangan Peraturan Daerah Pembangunan Wilayah Perbatasan Kaltara.

Pansus ini tengah mengkaji pembangunan wilayah perbatasan Kaltara dengan laut dan darat, sehingga Pansus II melakukan konsultasi untuk penyesuaian dengan kebijakan Pemerintah Provinsi D.I. Yogyakarta dengan Perda yang dimiliki saat ini.

Baca Juga :  Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Masuk Tahap Pembahasan Fraksi

Anggota DPRD Kaltara, Hj. Siti Laela, menjelaskan bahwa Rancangan Peraturan Daerah ini berasal dari inisiatif DPRD Kaltara, dan wilayah perbatasan merupakan fokus utama pembahasan.

Bahkan kata Siti Laela, mengatakan di Kaltara memiliki beberapa wilayah perbatasan melibatkan perbatasan negara, maka Pansus II perlu melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri) untuk lebih detail membahas hal tersebut.

Baca Juga :  Isu Blackout Nasional, DPRD Kaltara Minta PLN Perkuat Antisipasi

Ia juga menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penataan wilayah perbatasan.

“Sudah ada regulasi dari pemerintah pusat terkait penataan wilayah perbatasan, termasuk pemasangan pilar-pilar batas. Namun, masih diperlukan koordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait, terutama terkait dengan perbatasan negara,” sebutnya, Rabu (8/5/2024)

Ia juga menambahkan pentingnya penyesuaian antara sektor pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan umum di daerah perbatasan dengan wilayah pemerintahan. Keselarasan ini dianggap penting untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah serta memperkuat fungsi perkantoran.

Baca Juga :  DPRD Kaltara: Percepatan WPR Jadi Kunci Hentikan Kebocoran PAD dari Sektor Tambang

Rencananya, Pansus II akan melakukan study banding langsung ke lapangan untuk melihat batas wilayah kabupaten/kota di D.I Yogyakarta. Hal ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas terkait penataan wilayah perbatasan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah di Kaltara. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *