Dorong Pembangunan Infrastruktur Jalan Wilayah Perbatasan

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Penanganan jalan perbatasan negara di Kalimantan Utara (Kaltara) masih terus menjadi atensi untuk disikapi pemerintah. Kondisi infrastruktur di perbatasan negara ini masih cukup memprihatinkan sehingga butuh perhatian pemerintah.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara juga memberikan atensi atau perhatian terhadap penanganan sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan di provinsi ke-34 Indonesia ini.

Salah satunya Jalan Lingkar Krayan di wilayah Nunukan. Saat ini kondisi Jalan Lingkar Krayan itu masih cukup memprihatinkan dan membutuhkan sentuhan dari pemerintah daerah yang memiliki kewenangan untuk penanganannya.

Baca Juga :  Isu Blackout Nasional, DPRD Kaltara Minta PLN Perkuat Antisipasi

Anggota DPRD Kaltara, Marli Kamis mengatakan, untuk penanganan jalan di wilayah perbatasan negara Indonesia-Malaysia ini sudah ada disikapi menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kaltara tahun 2023.

“Tapi itu baru untuk penanganan di antara Krayan Barat dan Krayan Selatan. Itu sekitar dua jam perjalanan dengan jarak tempuh kurang lebih 43 kilometer,” katanya.

Baca Juga :  DPRD Kaltara: Percepatan WPR Jadi Kunci Hentikan Kebocoran PAD dari Sektor Tambang

Adapun saat ini akses dari Krayan Barat ke Krayan Selatan yang sudah ditangani itu menggunakan sistem digali dulu, baru dipasangkan batu besar, kemudian ditimbun kembali menggunakan tanah pilihan.

“Jadi, yang rusak saat ini, yang dari Krayan Selatan ke Krayan Tengah. Itu kondisinya parah. Kalau hujan, kendaraan roda empat belum bisa lewat. Kita harap di APBD murni tahun 2024 ini akses Lingkar Krayan ini bisa ditangani,” pungkasnya.(*)

Baca Juga :  Demonstrasi Dukung MBG di Tarakan, DPRD Kaltara Nilai Beri Dampak Ekonomi bagi Petani dan UMKM

Reporter: Ike Julianti

Editor: Ramli 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *