Dinkes Kaltara Miliki 91 ASN, Didominasi PNS dan Jabatan Non-Manajerial

benuanta.co.id, BULUNGAN– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas hingga 1 Juli 2026 sebanyak 91 orang. Data tersebut menjadi dasar dalam pemetaan kebutuhan sumber daya manusia sekaligus penyusunan strategi peningkatan kapasitas aparatur di lingkungan Dinkes Kaltara.

Berdasarkan data kepegawaian, komposisi ASN didominasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 57 orang atau 62,6 persen. Sementara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berjumlah 31 orang atau 34,1 persen, serta PPPK paruh waktu sebanyak tiga orang atau 3,3 persen.

Kepala Dinkes Kaltara, Usman, mengatakan data tersebut menjadi acuan bagi organisasi dalam merencanakan pengembangan sumber daya manusia agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin optimal.

“Data kepegawaian ini menjadi dasar bagi kami untuk melakukan pemetaan jabatan, kebutuhan pegawai, hingga menyusun program peningkatan kompetensi ASN. Dengan data yang akurat, kebijakan yang diambil juga akan lebih tepat sasaran,” kata Usman, Ahad (12/7/2026).

Dari sisi jabatan, ASN Dinkes Kaltara didominasi jabatan non-manajerial sebanyak 79 orang, sedangkan jabatan manajerial berjumlah 12 orang.

“Komposisi pendidikan pegawai juga menunjukkan sebagian besar ASN merupakan lulusan Strata 1 (S1) sebanyak 54 orang atau 59,3 persen. Selanjutnya lulusan Diploma III (D3) sebanyak 17 orang, Strata 2 (S2) sebanyak 15 orang, SMA empat orang, dan Strata 3 (S3) satu orang,” sebutnya.

Sementara berdasarkan jenis kelamin, ASN perempuan mendominasi dengan jumlah 60 orang atau 65,9 persen. ASN laki-laki tercatat sebanyak 31 orang atau 34,1 persen. Pada kategori usia, mayoritas pegawai berasal dari Generasi Y atau milenial yang mencapai 72 orang atau sekitar 79,2 persen. Sisanya terdiri dari Generasi X sebanyak 14 orang dan Generasi Z sebanyak lima orang.

Usman menilai dominasi ASN usia produktif menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kaltara.

“Mayoritas pegawai kami berada pada usia produktif. Ini menjadi kekuatan bagi Dinkes untuk terus beradaptasi, meningkatkan inovasi, dan memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, data kepegawaian tersebut akan terus diperbarui secara berkala sebagai bahan evaluasi organisasi sekaligus mendukung perencanaan kebutuhan ASN, pengembangan kompetensi, dan penataan jabatan di lingkungan Dinas kesehatan Kaltara. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *