Dinkes Kaltara Dorong Ibu Hamil dan Balita Aktif ke Posyandu

benuanta.co.id, BULUNGAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Utara (Kaltara) mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting melalui slogan ‘Ayo ke Posyandu’. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat upaya menekan angka stunting di daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltara, Usman mengatakan, gerakan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang berfokus pada pemantauan tumbuh kembang anak serta kesehatan ibu hamil dan calon pengantin.

“Ayo datang ke posyandu, terutama bagi yang memiliki balita, ibu hamil, dan calon pengantin. Di sana akan dilakukan pengukuran dan penimbangan untuk memastikan kondisi gizi dan kesehatan,” kata Usman, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga :  HUT Bhayangkara ke-80, Dinkes Kaltara Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Ojek Online

Menurut dia, posyandu menjadi salah satu garda terdepan dalam mendeteksi dini persoalan gizi dan kesehatan yang berpotensi memicu stunting. Karena itu, keterlibatan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut.

Dinas Kesehatan Kaltara kata Usman, terus menjalankan berbagai program pencegahan, mulai dari edukasi gizi bagi remaja, pemeriksaan kesehatan rutin ibu hamil, hingga pemberian nutrisi kepada bayi dan balita. Program-program tersebut dirancang sebagai langkah berkelanjutan untuk menurunkan prevalensi stunting di Kaltara.

Baca Juga :  HUT Bhayangkara ke-80, Dinkes Kaltara Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Ojek Online

Meski berbagai intervensi telah dilakukan, Usman menilai keberhasilan penanganan stunting tidak dapat hanya bergantung pada pemerintah dan tenaga kesehatan.

“Semua ikhtiar sudah kita lakukan, namun upaya ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, stunting merupakan persoalan multidimensi yang memerlukan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Karena itu, Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting menyasar seluruh kelompok yang menjadi fokus penanganan, yakni calon pengantin, ibu hamil, bayi, dan balita.

Baca Juga :  HUT Bhayangkara ke-80, Dinkes Kaltara Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi Ojek Online

Usman menegaskan seluruh layanan dalam kegiatan posyandu diberikan secara gratis. Pemerintah menargetkan seluruh sasaran dapat terjangkau melalui program tersebut.

“Kami mengimbau seluruh warga untuk datang ke posyandu terdekat. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Kaltara yang sehat dan berkualitas,” katanya.

Pemerintah berharap peningkatan kunjungan masyarakat ke posyandu dapat memperkuat upaya pencegahan stunting sejak dini sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di Kaltara. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *