benuanta.co.id, BULUNGAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Upaya pelayanan kesehatan dinilai tidak akan berjalan optimal jika sanitasi lingkungan masih buruk.
Kepala Dinkes Kaltara, Usman mengatakan, berbagai program kesehatan yang dijalankan pemerintah perlu didukung dengan lingkungan yang bersih dan sehat agar hasilnya maksimal.
“Apapun intervensi kesehatan yang dilakukan, jika lingkungan masih kotor dan sanitasi buruk, maka hasilnya tidak akan maksimal,” kata Usman, Senin (29/6/2026).
Ia menjelaskan, meski sanitasi tidak masuk dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM), aspek tersebut tetap memiliki peran penting dalam mencegah berbagai penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Karena itu, Dinkes Kaltara mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk terus memperkuat upaya perbaikan sanitasi serta membangun kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Menurut Usman, perubahan perilaku harus dimulai dari lingkungan terdekat, seperti keluarga dan lingkungan tempat tinggal. Langkah tersebut perlu didukung melalui kolaborasi lintas sektor agar upaya menjaga kebersihan menjadi budaya di tengah masyarakat.
“Sanitasi adalah kunci utama. Kalau lingkungan sehat, otomatis masyarakat lebih kuat menghadapi berbagai ancaman kesehatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga memerlukan dukungan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta lingkungan yang sehat dan mampu mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kaltara. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







