benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berencana kembali melaksanakan kegiatan Pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) atau kampanye kesehatan pada Juni 2026 mendatang. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di Tanjung Selor setelah sebelumnya digelar di Kota Tarakan dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia.
Sebelumnya, Dinkes Kaltara bersama Dinkes Kota Tarakan telah menggelar kegiatan pembudayaan GERMAS dan kampanye kesehatan di Gedung Wanita Kota Tarakan pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan tersebut melibatkan kader posyandu, kader dasawisma hingga ketua RT sebagai upaya memperkuat edukasi kesehatan di tengah masyarakat.
Kepala Dinkes Kaltara, Dr. H. Usman, SKM, M.Kes., mengungkapkan kegiatan yang telah dilaksanakan di Tarakan merupakan bentuk integrasi antara Dinkes Provinsi Kaltara bersama Dinkes Kota Tarakan dalam membudayakan pola hidup sehat kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan implementasi bersama antara Dinkes Provinsi dan Dinkes Kota Tarakan dalam pembudayaan GERMAS kepada masyarakat,” ungkapnya, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, program tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2019 tentang GERMAS, Peraturan Gubernur Kalimantan Utara Nomor 12 Tahun 2019 tentang GERMAS Kaltara, serta Peraturan Wali Kota Tarakan Nomor 44 Tahun 2021 sebagai perubahan atas Perwali Nomor 34 Tahun 2019 tentang GERMAS.
“Seluruh kegiatan yang kami laksanakan mengacu pada regulasi pemerintah pusat maupun daerah,” paparnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan kampanye kesehatan menyasar Tim Penggerak Posyandu tingkat kabupaten/kota, kecamatan, hingga kelurahan. Selain itu, kader posyandu, kader dasawisma dan para ketua RT juga menjadi bagian dari sasaran utama kegiatan.
“Mereka menjadi ujung tombak edukasi kesehatan di lingkungan masyarakat,” imbuhnya.
Usman menuturkan, materi kampanye yang diberikan meliputi pengaktifan posyandu pelayanan siklus hidup, edukasi hipertensi, hingga pentingnya cuci tangan pakai sabun (CTPS). Peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara langsung selama kegiatan berlangsung.
“Kami ingin masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan,” lanjutnya.
Menurutnya, penguatan peran posyandu menjadi fokus penting dalam kegiatan GERMAS karena pelayanan kesehatan tidak hanya menyasar balita, tetapi seluruh kelompok usia. “Posyandu harus mampu memberikan pelayanan kesehatan untuk seluruh siklus hidup masyarakat,” tuturnya.
Ia menambahkan, kegiatan serupa direncanakan kembali dilaksanakan di Tanjung Selor pada Juni 2026 mendatang. Saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi terkait jadwal pelaksanaan agar kegiatan dapat berjalan optimal.
“InsyaAllah bulan Juni nanti kegiatan yang sama akan kami laksanakan di Tanjung Selor dan saat ini masih koordinasi terkait jadwal,” bebernya.
Dinkes Kaltara berharap kegiatan kampanye kesehatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, keterlibatan berbagai unsur masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.
“GERMAS membutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak agar budaya hidup sehat semakin kuat di masyarakat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli







