Bocah 12 Tahun di Sembakung Atulai Tewas Tertimpa Pohon

benuanta.co.id, NUNUKAN– Seorang anak berusia 12 tahun di Desa Binanun, Kecamatan Sembakung Atulai, Kabupaten Nunukan, meninggal dunia setelah tertimpa pohon saat proses penebangan kayu dilakukan warga, Senin (25/5/2026).

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 10.29 Wita di lokasi rencana lahan relokasi warga Desa Binanun dan Liuk Bulu. Korban diketahui bernama Aprileo, warga Desa Binanun.

Kasubid Penyelamatan dan Evakuasi BPBD Nunukan, Hasanuddin, mengatakan kejadian bermula saat warga melakukan penebangan terhadap pohon berukuran besar yang dinilai sudah tua dan dikhawatirkan membahayakan permukiman di sekitar lokasi.

“Sebelum pohon ditebang, warga yang berada di sekitar lokasi sebenarnya sudah diingatkan untuk menjauh demi keselamatan,” kata Hasanuddin.

Namun berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban diduga mendekati arah rebah pohon untuk mengambil damar saat proses penebangan berlangsung. Diketahui, damar merupakan bagian pada kayu yang terdapat dalam batang mabuk. Biasanya digunakan sebagai bahan bakar untuk menyalakan api.

Korban tidak sempat menyelamatkan diri hingga akhirnya tertindih pohon dalam posisi telungkup. “Korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian,” ujarnya.

Usai kejadian, personel BPBD bersama aparat kepolisian dan tim medis langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan mengevakuasi korban ke rumah duka. BPBD juga berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Sembakung Atulai terkait penanganan peristiwa tersebut.

“Dalam proses penanganan kita lakukan bersama Polsek Sembakung, Polsek Lumbis, personel BPBD Posko Lumbis, serta tim medis Puskesmas Sembakung Atulai,” jelasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *