Kasus Perlindungan Anak di Bulungan Banyak Terjadi di Lingkungan Terdekat

Bulungan, Hukrim48 views

benuanta.co.id, BULUNGAN – Kasus perlindungan perempuan dan anak (PPA) masih menjadi salah satu perkara yang ditangani Polresta Bulungan. Dari lima kasus PPA yang ditangani selama Juli hingga Agustus 2026, polisi menemukan kasus yang pelakunya merupakan orang yang dekat dengan korban.

Kanit PPA Polresta Bulungan, IPDA Wina Aulia Attarizki mengatakan, kasus perlindungan anak sering kali terjadi bukan dari orang yang tidak dikenal. Namun, justru orang yang sudah dekat dan sering berada di sekitar korban.

“Kebanyakan kasus perlindungan anak ini tidak jauh-jauh dari orang terdekat dari korban. Entah itu pacarnya, entah itu temannya, atau mungkin seperti ini, ayah tiri,” kata Wina kepada awak media di Mako Polresta Bulungan, Senin (7/9/2026).

Baca Juga :  Gelanggang Sabung Ayam di Desa Binusan Dibakar Polisi

Salah satu kasus yang ditangani polisi terjadi di dalam lingkungan keluarga. Dalam kasus tersebut, tersangka merupakan ayah tiri dari korban.

Hal ini menjadi perhatian karena orang yang berada dekat dengan anak seharusnya bisa memberikan rasa aman, tetapi malah terlibat dalam kasus yang merugikan korban.

Karena itu, Wina mengingatkan orang tua dan keluarga untuk lebih memperhatikan anak, terutama yang masih di bawah umur. Pengawasan juga perlu dilakukan terhadap lingkungan pergaulan dan orang-orang yang sering berada di sekitar anak.

Baca Juga :  Belajar dari Rumah Murid PAUD hingga SMP di Bulungan Diperpanjang

“Sebagai orang terdekat dari korban, mungkin seperti ibunya, kemudian keluarga kandungnya bisa lebih mengawasi khususnya kepada anak-anaknya yang masih di bawah umur,” ujarnya.

Menurutnya, kasus seperti ini perlu menjadi perhatian bersama. Sebab, ketika anak menjadi korban, dampaknya tidak hanya bisa dirasakan saat kejadian, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap kondisi psikologis korban.

“Ketika terjadi pun bisa menimbulkan dampak psikologis yang berkepanjangan bagi para korban,” katanya.

Baca Juga :  Waspada Penipuan Mengatasnamakan Kapolres Tarakan

Selain menangani laporan yang masuk, pihak PPA Polresta Bulungan juga sudah beberapa kali melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman mengenai perlindungan perempuan dan anak.

Wina mengatakan, pihak sekolah yang ingin mendapatkan sosialisasi terkait PPA bisa mengajukan permintaan kepada Polresta Bulungan.

“Sudah pernah beberapa kali pihak sekolah meminta kami untuk bersosialisasi. Ke depannya apabila ada sekolah di lingkup wilayah Bulungan yang ingin meminta materi terkait sosialisasi bisa bersurat kepada kami pihak Polres,” pungkasnya. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *