benuanta.co.id, NUNUKAN — Rencana pembangunan gudang Perum Bulog di Kabupaten Nunukan mulai masuk tahap persiapan hibah lahan. Pemerintah Kabupaten Nunukan bersama Perum Bulog Kantor Cabang Tarakan membahas proses tersebut, termasuk rekomendasi DPRD yang menjadi salah satu syarat hibah lahan.
Kepala DKPP Kabupaten Nunukan, Masniadi, mengatakan pembangunan gudang Bulog dibutuhkan untuk memperkuat cadangan pangan sekaligus mendukung pengelolaan hasil pertanian daerah. Menurutnya, keberadaan gudang di Nunukan akan memberikan dukungan terhadap ketersediaan pangan, terutama ketika terjadi gangguan pasokan dari luar daerah.
“Gudang Bulog ini kita harapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan, tetapi juga bisa memperkuat sistem ketahanan pangan di Nunukan. Ketika pasokan terganggu, kita memiliki cadangan yang bisa dikelola dan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Masniadi.
Ia juga menilai pembangunan gudang Bulog perlu dihubungkan dengan produksi petani lokal. Dengan begitu, hasil pertanian Nunukan memiliki peluang untuk masuk dalam rantai pasok dan tidak hanya bergantung pada pasokan dari luar daerah.
“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana hasil produksi petani kita bisa terserap. Jadi, pembangunan gudang ini harus memberikan dampak dari hulu sampai hilir, mulai dari produksi petani, penyimpanan hingga distribusi kepada masyarakat,” ujarnya.
Saat ini, proses pembangunan masih berada pada tahap persiapan administrasi hibah lahan. Salah satu yang dibahas adalah surat rekomendasi DPRD Nunukan sebagai bagian dari persyaratan sebelum proses hibah dapat dilanjutkan.
Rencana pembangunan tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2026. Fasilitas ini nantinya diproyeksikan untuk menyimpan beras dan sejumlah komoditas pangan lainnya, sekaligus menjadi penyangga ketika terjadi kekurangan pasokan maupun kondisi darurat.
Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul, menyambut baik rencana tersebut. Ia berharap keberadaan gudang Bulog tidak hanya berdampak terhadap ketahanan pangan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.
“Harapan kami, dengan adanya pembangunan gudang Bulog di Kabupaten Nunukan, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Nunukan,” ujarnya.
Usai rapat, rombongan melakukan peninjauan ke Kelompok Tani Mansapa milik Jumadi. Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat alat penggiling padi serta sarana dan prasarana pertanian yang berkaitan dengan penguatan produksi pangan lokal.
“Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya melihat kesiapan produksi pertanian daerah agar rencana pembangunan gudang Bulog nantinya tidak berdiri sendiri, tetapi terhubung langsung dengan hasil produksi petani Nunukan,” jelasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







