benuanta.co.id, BULUNGAN — Aktivitas angkutan laut dan udara di Kalimantan Utara (Kaltara) mengalami perubahan pada Juli 2026 dibandingkan bulan sebelumnya. Sejumlah indikator menunjukkan peningkatan, namun beberapa sektor lainnya justru mengalami penurunan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, Mustaqim, mengatakan pada sektor angkutan laut, jumlah penumpang yang datang pada Juli 2026 meningkat 10,85 persen dibandingkan Juni 2026.
“Untuk angkutan laut, penumpang datang mengalami peningkatan sebesar 10,85 persen,” kata Mustaqim, Selasa (8/9/2026).
Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat mengalami penurunan sebesar 9,19 persen. Penurunan juga terjadi pada aktivitas bongkar muat barang. Jumlah barang yang dimuat turun 5,96 persen, sedangkan barang yang dibongkar mengalami penurunan sebesar 2,09 persen dibandingkan Juni 2026.
Perubahan juga terjadi pada sektor angkutan udara. Jumlah pesawat yang datang ke Kaltara pada Juli 2026 turun 4,49 persen. Sedangkan jumlah pesawat yang berangkat turun lebih besar, yakni 7,38 persen.
Meski jumlah kedatangan pesawat menurun, jumlah penumpang yang datang justru mengalami peningkatan sebesar 0,82 persen.
“Pada angkutan udara, penumpang datang meningkat 0,82 persen, sementara penumpang berangkat mengalami penurunan sebesar 7,56 persen,” ujar Mustaqim.
Dari sisi bagasi, terjadi peningkatan pada aktivitas bongkar maupun muat. Bagasi yang dibongkar meningkat 4,86 persen, sedangkan bagasi yang dimuat naik 0,50 persen. Sementara itu, aktivitas kargo menunjukkan pergerakan berbeda. Kargo yang dibongkar meningkat 6,30 persen, sedangkan kargo yang dimuat mengalami penurunan sebesar 5,90 persen.
Mustaqim mengatakan data tersebut menunjukkan dinamika aktivitas transportasi Kaltara dari bulan ke bulan. Perubahan jumlah penumpang, barang, bagasi, maupun kargo menjadi indikator pergerakan mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi di daerah. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







