Penyebab Kebakaran Kantor Bupati Bulungan Masih Diselidiki Kepolisian

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Kebakaran hebat terjadi di kantor Bupati Bulungan pada Rabu malam (20/5/2026). Kobaran api yang muncul sekitar pukul 21.30 WITA menghanguskan sejumlah ruangan penting di lantai dua gedung utama pemerintahan tersebut.

Awalnya, warga dan petugas menerima informasi bahwa titik api berasal dari Gedung Tenguyun, gedung serbaguna yang biasa digunakan untuk kegiatan Pemerintah Kabupaten Bulungan. Namun saat petugas tiba di lokasi, api ternyata sudah membesar dan menjalar ke area kantor utama.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Bulungan Intensifkan Razia Knalpot Brong dan Balap Liar

Pantauan di lapangan menunjukkan bagian lantai dua gedung mengalami kerusakan cukup parah akibat kebakaran. Sejumlah ruangan yang terdampak di antaranya ruang kerja Bupati Bulungan Syarwani, ruang Sekretaris Daerah, ruang staf asisten, kepala bagian, hingga Ruang Tenguyun.

Ratusan personel gabungan dari berbagai instansi diterjunkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung sekitar tiga jam sebelum api akhirnya berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari (21/5/2026) sekitar pukul 00.45 WITA.

Baca Juga :  Hujan Deras dan Angin Kencang Robohkan Atap Pasar Induk di Tanjung Selor

Kapolda Kalimantan Utara, Djati Wiyoto Abadhy mengatakan pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kebakaran.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30 WITA. Pemadaman berlangsung sampai tengah malam dan saat ini kami masih melakukan olah TKP. Besok tim laboratorium forensik dari Jawa Timur akan membantu mengetahui penyebab kebakaran,” ujarnya Kamis (21/5/2026).

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan oleh Pemerintah Kabupaten Bulungan.

Baca Juga :  Angin Kencang Robohkan Pasar Dayak di Tanjung Selor, Pedagang Tunda Berjualan

“Sampai sekarang tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian material masih didata oleh pemerintah daerah, termasuk aset-aset yang terdampak kebakaran,” katanya.

Kapolda juga menyebut proses penanganan dilakukan oleh Polresta Bulungan dan dibantu Polda Kaltara.

“Untuk dugaan sementara kita masih menunggu hasil dari laboratorium forensik karena saat ini proses olah TKP masih berjalan,” tambahnya. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *