benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memutuskan tidak membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun ini. Kebijakan tersebut diambil untuk memaksimalkan kinerja aparatur yang sudah ada, baik PNS maupun PPPK.
Bupati Bulungan, Syarwani, mengatakan saat ini pihaknya lebih fokus pada penguatan kerja sama antarpegawai di lingkungan pemerintah daerah.
“Kami sementara belum membuka penerimaan CPNS. Fokus kami bagaimana pegawai yang ada ini bisa bekerja lebih maksimal dan saling mendukung,” ujarnya belum lama ini.
Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir Pemkab Bulungan memang belum melakukan rekrutmen ASN baru. Hal ini juga dipengaruhi oleh kondisi keuangan daerah yang perlu disesuaikan.
“Kita harus melihat kemampuan anggaran daerah. Jadi sementara ini kita manfaatkan dulu tenaga yang sudah ada,” jelasnya.
Ia menambahkan, ke depan akan ada cukup banyak ASN yang memasuki masa pensiun. Hingga tahun 2027, diperkirakan sekitar 149 pegawai akan purna tugas.
“Memang ada pegawai yang akan pensiun setiap tahun. Ini tentu berpengaruh, tapi kita tetap upayakan pelayanan publik tidak terganggu,” katanya.
Syarwani juga menilai keberadaan PPPK dapat membantu menutup kekurangan tenaga, terutama dalam menjalankan tugas-tugas harian di instansi pemerintah.
“Peran PPPK ini penting. Mereka bisa membantu mengisi tugas-tugas yang kosong, walaupun tidak selalu dalam jabatan struktural,” ungkapnya.
Di sisi lain, ia menyebut pemerintah pusat melalui Kementerian PAN-RB sebenarnya memberikan peluang untuk pengadaan ASN. Namun, Pemkab Bulungan memilih berhati-hati dalam mengambil kebijakan tersebut.
“Ada peluang dari pusat, tapi kita tetap harus menyesuaikan dengan kondisi daerah,” tambahnya.
Saat ini, jumlah ASN di lingkungan Pemkab Bulungan sekitar 5.000 orang. Dengan jumlah tersebut, ia berharap seluruh pegawai dapat bekerja optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami harap semua pegawai bisa bekerja maksimal agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” tutupnya. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







