7 Unit Rumah di Desa Long Lasan Bulungan Ludes Terbakar

Bulungan112 views

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bulungan. Kali ini, tujuh rumah warga di Desa Long Lasan, Kecamatan Peso, hangus terbakar pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.

Api diduga pertama kali muncul dari bagian dapur rumah milik salah satu warga, lalu dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain yang sebagian besar berbahan kayu. Selain tujuh rumah yang ludes, dua rumah lainnya ikut terdampak, serta tiga bangunan sarang burung walet juga mengalami kerusakan.

Ps Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Hadi Purnomo, mengatakan dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik.

Baca Juga :  Karhutla di Karang Tigau Meluas, 507 Hektare Lahan Terbakar

“Untuk sementara, penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik dari salah satu rumah warga,” ujar Hadi, Sabtu (2/5/2026).

Peristiwa ini membuat panik warga sekitar. Salah satu saksi, Yohanes, mengaku mendengar teriakan kebakaran dan langsung menuju lokasi.

“Saya dengar teriakan kebakaran, pas saya lihat api sudah besar di dapur rumah Pak Yapet. Kami langsung bantu keluarkan barang dan panggil warga lain untuk padamkan api,” katanya.

Baca Juga :  Belum Dipastikan Direnovasi atau Dibangun Ulang, Gedung Kantor Bupati Bulungan Masih Dikaji

Sementara itu, pemilik rumah, Yapet Lawing, mengaku saat kejadian dirinya sedang tertidur dan tidak sempat menyelamatkan harta benda.

“Saya lagi tidur, tiba-tiba keponakan datang bangunkan sambil teriak kebakaran. Pas keluar, api sudah di atap dapur. Saya langsung suruh keluarga keluar selamatkan diri,” ungkapnya.

Warga dari beberapa desa sekitar seperti Long Peso, Long Bia, Muara Pangean, dan Long Lasan bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Aparat dari Koramil Peso dan Polsek Long Peso juga turut membantu di lokasi.

Baca Juga :  Eks Kantor DJPb Pilihan OPD Bulungan pasca Kantor Bupati Terbakar

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp700 juta.

“Api sudah berhasil dipadamkan, situasi aman dan terkendali,” tutup Hadi. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *