benuanta.co.id, BULUNGAN — Kualitas udara di wilayah Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) berada pada kategori sedang berdasarkan pemantauan alat pengukur konsentrasi partikulat PM2.5, Jumat (21/8/2026) pukul 14.00 WITA.
Data pemantauan menunjukkan konsentrasi PM2.5 mencapai 56 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka tersebut masuk dalam status sedang pada sistem pemantauan kualitas udara.
Forecaster BMKG Tanjung Harapan, Agus, mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama apabila konsentrasi partikulat meningkat akibat kondisi cuaca yang kering dan adanya asap atau debu di udara.
“Untuk kondisi saat ini, kualitas udara masih dalam kategori sedang. Masyarakat tetap perlu memperhatikan kondisi lingkungan, terutama jika terjadi peningkatan asap atau debu,” kata Agus.
Berdasarkan grafik pemantauan, konsentrasi PM2.5 di Tanjung Selor sepanjang Jumat mengalami perubahan. Pada siang hari, konsentrasi tercatat kembali meningkat hingga mendekati 56 µg/m³ setelah sebelumnya berada di kisaran 21 hingga 40 µg/m³.
Selain PM2.5, alat pemantau juga mencatat suhu udara sekitar 32,4 derajat Celsius dengan kelembapan 61 persen pada saat pengukuran pukul 14.00 WITA. Agus mengimbau masyarakat tetap menjaga kondisi kesehatan dan memperhatikan perkembangan kualitas udara, khususnya bagi kelompok yang sensitif terhadap polusi udara.
“Masyarakat bisa terus memantau perkembangan kualitas udara. Jika kondisi udara memburuk dan mulai muncul asap atau debu yang cukup pekat, sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan,” ujarnya.
Meski berstatus sedang, kondisi tersebut belum menunjukkan kualitas udara yang masuk kategori buruk. Namun, pemantauan tetap penting dilakukan mengingat kondisi cuaca panas dan kering dapat memengaruhi konsentrasi partikulat di udara. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina








