Suhu di Tanjung Selor Tembus 35 Derajat Celcius, BMKG: Kategori Ekstrem

Bulungan69 views

benuanta.co.id, BULUNGAN — Suhu udara di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), belakangan ini terasa semakin panas. Suhu udara bahkan mencapai lebih dari 34 hingga 35 derajat Celsius.

Forecaster BMKG Tanjung Harapan, Agus, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi oleh cuaca panas dan masih berlangsungnya musim kemarau di wilayah Kaltara.

“Kalau untuk Bulungan cukup panas. Rata-rata kalau sekarang di atas 34 hingga 35 derajat dan itu cukup ekstrem,” sebut Agus.

Baca Juga :  Kabut Asap Selimuti Tanjung Selor, BMKG: Jarak Pandang Masih Aman

Menurut Agus, kondisi suhu tinggi tersebut lebih terasa di Tanjung Selor dibandingkan sejumlah wilayah pesisir Kaltara seperti Tarakan dan Nunukan. Ia menjelaskan, karakteristik wilayah pesisir membuat suhu di Tarakan dan Nunukan relatif lebih rendah dibandingkan Tanjung Selor.

Tingginya suhu udara juga membuat Tanjung Selor beberapa kali masuk dalam daftar 10 kota dengan suhu udara tertinggi di Indonesia. “Beberapa kali kami di Tanjung Selor juga terpantau menjadi 10 kota dengan suhu udara tertinggi di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Gempa M5,9 di Teluk Tomini Terasa hingga Tanjung Selor, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Kondisi panas tersebut juga berlangsung bersamaan dengan kabut asap akibat titik panas dan Karhutla yang masih terpantau di sejumlah wilayah. Agus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Kondisi udara panas dan kabut asap dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Selain itu, kabut cenderung lebih pekat pada malam hingga pagi hari akibat tingginya kelembapan udara yang bercampur dengan asap. BMKG juga mengimbau masyarakat tetap memantau perkembangan cuaca dan kualitas udara, terutama selama periode kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga Oktober. (*)

Baca Juga :  Keterbatasan Tak Jadi Penghalang, Penyandang Disabilitas Bulungan Buktikan Karya lewat Membatik

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *