Atlet Lari Asal Nunukan Bersinar, Hamirul Berulang Kali Juara dan Dinilai Layak dapat Perhatian Pemda

benuanta.co.id, NUNUKAN – Nama Hamirul kian mencuri perhatian di dunia olahraga lari, khususnya di wilayah Kalimantan Utara. Pemuda asal Nunukan yang kini tinggal di Mamolo itu tak hanya mengabdi sebagai anggota Brimob dengan penempatan di Tarakan, tetapi juga dikenal sebagai atlet lari berprestasi.

Bripda Hamirul adalah personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Utara (Kaltara) yang berprestasi sebagai pelari jarak pendek dan menengah, sering menjuarai berbagai ajang lari di wilayah Kaltara maupun nasional.

Di berbagai ajang lomba lari yang diikutinya, Hamirul hampir selalu tampil dominan dan berhasil meraih podium pertama. Konsistensinya dalam mencetak kemenangan membuat namanya mulai diperhitungkan di kalangan komunitas pelari.

Hamirul mengungkapkan di berbagai ajang lomba lari yang diikutinya, ia hampir selalu tampil dominan dan berhasil meraih podium pertama. Konsistensinya dalam mencetak kemenangan membuat namanya mulai diperhitungkan di kalangan komunitas pelari.

“Adapun prestasi terbaru 2026 yaitu juara 1 Fun Run SMK 2026 di Alun-Alun Nunukan, Juara 1 umum pada ajang Beraucoal Run 5K, kemudian saya berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang lari nasional Kemala Run di Bali baru baru ini dan masih banyak lagi,” ungkap Hamirul pada Selasa, (28/4/2026) saat dimintai keterangan.

Meski berstatus sebagai aparat, Hamirul tetap disiplin membagi waktu antara tugas negara dan latihan fisik. Dedikasi serta kerja kerasnya menjadi kunci utama di balik sederet prestasi yang diraih.

Sejumlah pihak menilai, potensi besar yang dimiliki Hamirul sudah sepatutnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Nunukan. Dukungan berupa pembinaan, fasilitas, hingga kesempatan mengikuti kejuaraan yang lebih tinggi dinilai penting agar prestasinya bisa berkembang lebih jauh.

Hamirul pun berharap adanya perhatian lebih terhadap para atlet daerah yang memiliki potensi besar. Ia menegaskan bahwa banyak atlet berbakat yang membutuhkan dukungan nyata agar bisa terus berprestasi.

“Harapan saya, atlet-atlet yang punya bakat luar biasa bisa lebih diperhatikan. Jangan hanya dibiarkan, karena kami juga butuh dukungan sebagai atlet berprestasi. Selain itu, saya berharap pemerintah dapat melihat bibit-bibit potensial atlet Nunukan dan tidak hanya mengandalkan atlet dari luar daerah. Kita harus bangga memiliki atlet daerah sendiri,” ungkapnya.

Dengan pembinaan yang tepat, Hamirul diyakini tidak hanya mampu mengharumkan nama daerah di tingkat regional, tetapi juga berpeluang bersaing di level nasional.

Kisah Hamirul menjadi bukti dari daerah perbatasan seperti Nunukan, lahir talenta olahraga yang mampu bersaing dan berprestasi. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *