KORMI Nunukan Hidupkan Olahraga Masyarakat lewat Turnamen Domino

benuanta.co.id, NUNUKAN – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai sekretariat Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Nunukan saat turnamen domino digelar.

Kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga langkah strategis dalam menjaring sekaligus membina pegiat olahraga masyarakat.

Turnamen yang dipusatkan di Sekretariat KORMI di kawasan Pangkalan Posal, Kelurahan Nunukan Timur, menjadi penanda mulai difungsikannya lokasi tersebut sebagai pusat aktivitas olahraga masyarakat.

Baca Juga :  Kualitas Udara di Nunukan Dalam Kategori Baik

Ketua KORMI Nunukan, H. Akbar Ali, S.H., menegaskan sekretariat ini disiapkan sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk berolahraga secara santai namun tetap kompetitif.

“Tempat ini kami hadirkan sebagai wadah kebersamaan. Masyarakat bisa berolahraga mulai dari senam kebugaran, bermain domino, hingga aktivitas olahraga rekreasi lainnya,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Lebih dari sekadar turnamen, kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah serius KORMI dalam mempersiapkan Kabupaten Nunukan sebagai tuan rumah Festival Olahraga Daerah (Forda) Kalimantan Utara 2026.

Baca Juga :  Legenda MU dan Arsenal siap Bertarung di SUGBK Jakarta

“Kami terus mematangkan persiapan, termasuk menjaring potensi pegiat olahraga melalui kegiatan seperti ini. Domino menjadi salah satu cabang yang cukup diminati masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada tingkat daerah, KORMI Nunukan melalui berbagai Induk Organisasi Olahraga (Inorga) juga mulai menyiapkan atlet untuk berlaga di ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) 2027 di Palu, Sulawesi Tengah.

Baca Juga :  Lionel Messi Sampaikan Pesan Jelang Laga Terakhir Bersama Argentina

Ke depan, turnamen domino ini tidak akan berhenti sampai di sini. KORMI berencana menjadikannya agenda rutin sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan.

“Kami targetkan pertandingan domino digelar secara berkala, minimal dua kali dalam sebulan. Harapannya, minat masyarakat semakin meningkat dan lahir pegiat-pegiat berprestasi dari Nunukan,” tutup Akbar Ali. (*)

Reporter: Soni

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *