15 Hari Tanpa Kerja, Sopir Truk di Bulungan Adukan Sulitnya Aturan Material MBLB ke Wagub Kaltara

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Kebijakan penggunaan material mineral bukan logam dan batuan (MBLB) dari perusahaan berizin resmi mulai berdampak di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Sejak diberlakukan pada awal April 2026, aktivitas angkutan material dilaporkan hampir terhenti.

Kondisi ini dirasakan langsung oleh para sopir truk yang selama ini menggantungkan penghasilan dari angkutan material galian C. Sekitar 15 hari terakhir, banyak sopir memilih berhenti bekerja karena tidak ada muatan.

Ketua Sopir Truk Bulungan, Sutiyono, mengatakan situasi tersebut membuat para sopir kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sudah 15 hari kami tidak kerja. Tidak ada pemasukan sama sekali untuk makan keluarga,” ujarnya usai diskusi publik May Day, Jumat (1/5/2026).

Ia menyebut, biasanya para sopir bisa mendapatkan penghasilan jutaan rupiah setiap bulan. Namun sejak aktivitas terhenti, pendapatan mereka menjadi nol.

“Biasanya kami bisa dapat sekitar Rp5 sampai Rp6 juta, tapi sekarang tidak ada sama sekali,” katanya.

Menurut Sutiyono, para sopir berharap pemerintah bisa memberikan solusi, terutama bagi penambang kecil agar bisa kembali beroperasi.

“Kami hanya minta dipermudah. Penambang kecil itu dibantu izinnya supaya kami juga bisa kerja lagi,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan, jika kondisi ini terus berlanjut tanpa kejelasan, para sopir kemungkinan akan menyampaikan aspirasi melalui aksi.

“Kalau tidak ada solusi, kami bisa saja turun aksi. Karena ini sudah menyangkut kebutuhan hidup,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, mengakui kebijakan tersebut memang berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat.

“Ini aturan dari pusat, dan kita di daerah menjalankan. Tapi kita akan cari solusi supaya aktivitas bisa tetap berjalan,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah provinsi saat ini meminta para pelaku usaha untuk menyampaikan kendala yang dihadapi melalui dinas terkait.

“Kami minta kendala disampaikan, supaya bisa kita carikan jalan keluar bersama,” pungkasnya.(*)

Reporter: Alvianita
Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *