Cegah Learning Loss, Walikota Izinkan 100 Lebih Sekolah di Kota Tarakan Gelar PTM

benuanta.co.id, TARAKAN – Sambil menunggu PPKM Level 4 menurun, Satgas Covid Tarakan berikan izin ke 100 sekolah untuk langsung melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Dikatakan oleh Walikota Tarakan, dr. Khairul M. Kes seiring menunggu turun level ia juga terus menghimbau ke masing-masing sekolah agar tetap melaksanakan protokol kesehatan (Prokes).

“Begitu turun level kami langsung izin kan untuk PTM, memang kekhawatiran kita learning loss sudah mulai ada, karena takut tertinggal juga dengan negara-negara lain kalau kita belajar daring terus,” bebernya kepada benuanta.co.id, Senin (11/10/2021).

Baca Juga :  Ada Aksi Balap Liar, Laporkan ke 110

Ia melanjutkan tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam pelaksanaan PTM nantinya. Karena satgas Covid 19 Kota Tarakan telah merancang dengan sedemikian rupa, seperti swab untuk tenaga pendidik. Bahkan baru-baru ini vaksinansi pelajar mulai digarap.

“Kita tidak perlu khawatir, kalau sdh ada izin dari satgas juga, yang pertama prokes pakai masker, jaga jarak, tidak boleh makan bersama dan kami belum ijinkan kantin buka di sekolah,” lanjut Khairul.

Baca Juga :  Kasus Tabrakan di Sungai Maya sebagai Pengingat, Satlantas Minta Pengendara Jangan Abaikan Helm

Sementara itu, salah satu SMA N 2 Tarakan menyatakan siap untuk melakukan PTM jika turun level. Dijelaskan oleh Kepala Sekolah SMA N 2 Tarakan Erni Nurjannah bahwa staf gurunya telah 100 persen terima vaksin.

“Prokes kami sudah dari Januari siap, malah mau PTM ngga jadi ya, kami tambah-tambah juga tempat cuci tangan, hand sanitizer,” ucap Erni.

Baca Juga :  Dugaan Sertifikat Prestasi Palsu pada SPMB di Tarakan Masih Dalam Tahap Klarifikasi

Tak hanya itu, pihaknya pun rutin menyemprot disinfektan diseluruh ruangan kelas, meskipun tidak ada siswa hal ini tetap dilakukan.

“Kami rutin semprot kelas walaupun tidak ada muridnya minimal 2 Minggu sekali, masker kami bagikan juga berlogo sekolah, face shield juga,” katanya. (*)

Reporter : Endah Agustina

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *