Forkopimda Cek Keberangkatan di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan 

benuanta.co.id, TARAKAN – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tarakan melakukan pemantauan ke lapangan terhadap arus mudik pada Selasa, 9 April 2024.

Pemantauan tersebut dilakukan di beberapa posko terpadu diantaranya, Pelabuhan Malundung, Pelabuhan Tengkayu I, Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan dan Pasar Gusher.

PJ Walikota Tarakan, Bustan mengatakan pemantauan ke sejumlah titik keberangkatan ini guna memastikan keamanan dan keselamatan penumpang dalam momen mudik Lebaran.

“Kita pastikan alat keselamatan, alat angkut yang representatif. Supaya jangan sampai terjadi hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Kasus Tabrakan di Sungai Maya sebagai Pengingat, Satlantas Minta Pengendara Jangan Abaikan Helm

Pihaknya meminta kepada penyedia jasa angkutan, khususnya transportasi laut agar tak hanya memberikan pelampung namun harus dipastikan penumpang menggunakan pelampung tersebut. Selain itu, ia juga menekankan agar kapasitas seat harus sesuai dengan jumlah penumpang.

“Jangan sampai melebihi muatan termasuk bagasi,” sambungnya.

Pada H-1 Lebaran, dikatakan Bustan jumlah penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Malundung mengalami penurunan, yakni hanya sekitar 500 penumpang saja. Lantaran puncak arus mudik terjadi pada hari sebelum Lebaran sekitar 2.000an penumpang.

“Tapi ini masih ramai dihari biasanya, kalau kita bandingkan dengan tahun 2023 ada kenaikan 2 persen untuk yang berangkat yang datang ke Tarakan turun 4 persen,” urainya.

Baca Juga :  Polisi Dalami Dugaan Balap Liar di Balik Tabrakan Maut Dua Aerox di Sungai Maya

Sementara untuk di Pelabuhan Tengkayu I turut terdapat penurunan pada kedatangan kurang lebih 2 persen. Hal ini terjadi lantaran panjangnya momen libur pada Lebaran 2024 ini, sehingga puncak arus mudik terbagi.

Sejauh ini, layanan di sejumlah posko terpadu yang ada di titik keberangkatan sudah sesuai dengan standar yang ada. Namun, ia tak hentinya menekankan ke petugas yang siaga agar tak terlena dalam melakukan pengawasan.

“Belum ada laporan kejadian yang menonjol, armada sejauh ini lancar. Kita tetap lakukan evaluasi terus,” tandasnya.

Baca Juga :  Dugaan Sertifikat Prestasi Palsu pada SPMB di Tarakan Masih Dalam Tahap Klarifikasi

Sementara itu, Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona turut mendampingi dalam pemantauan arus mudik kali ini. Kapolres menjelaskan pemantauan ke empat posko terpadu ini guna mengecek situasi kesiapsiagaan personel gabungan yang terlibat pada Ops Ketupat Kayan 2024.

“Masih aman kita pantau hari ini. Kita tekankan juga seluruh armada, sebelum berangkat harus dicek dulu oleh petugas. Harapan kita alat keselamatan tersedia dan tidak over kapasitas,” singkatnya.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *