KPU Tegaskan Pleno Rekapitulasi Harus Selesai Tepat Waktu

benuanta.co.id, TARAKAN – Pleno rekapitulasi suara di tingkat kecamatan dijadwalkan selesai pada 2 Maret 2024 mendatang. Permasalahan yang ada, yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tarakan Barat pesimis untuk dapat selesai pada timeline yang sudah ditentukan.

Menyikapi hal itu, Komisioner KPU Tarakan, Herri Fitrian menegaskan, proses rekapitulasi di tingkat PPK harus selesai sesuai waktu yang sudah ditentukan. Lantaran pada 3 Maret 2024 adalah jadwal untuk rekapitulasi di tingkat kota.

“Sebelum masuk tanggal 3 Maret itu sudah harus selesai, ya maksimal sebelum jam 12.00 WITA,” tegasnya, Rabu (28/2/2024).

Baca Juga :  Diduga Gaji Dipotong Tiap Bulan, Iuran BPJS Ketenagakerjaan Ribuan Pekerja Intracawood Malah Menunggak 7 Bulan

Herry mengatakan, jika tak selesai maka terdapat pelanggaran dari pleno rekapitulasi di tingkat PPK. Pleno rekapitulasi ini mengacu PKPU Nomor 5 Tahun 2024 tentang Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara dan Penetapan Hasil Pemilu.

Ia pun mengaku optimis KPPS Tarakan Barat bisa menyelesaikan rekapitulasi maksimal sepekan ke depan.

“Makanya rekapitulasi dilakukan dari pagi sampai malam bahkan dinihari,” lanjutnya.

Menurutnya, wilayah Tarakan Barat dinilai cukup lama lantaran memiliki jumlah pemilih terbanyak di Tarakan. Terlebih, di Kecamatan Tarakan Barat, terdapat TPS 57 yang melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Selain itu, permintaan saksi untuk dilakukan perhitungan ulang surat suara TPS.

Baca Juga :  Iming-iming Masuk Fakultas Kedokteran, Oknum Dosen di Makassar Tipu Korban hingga Rp 650 Juta

“Apalagi Kelurahan Karang Anyar yang sampai 89 TPS, lebih banyak dari TPS di Kabupaten Tana Tidung. Ada juga saksi yang minta dihitung ulang, bisa karena ada kesalahan hasil rekap di TPS atau lainnya,” jelas Herry.

Meski begitu, Herry memastikan petugas KPPS dan PPK maupun PPS sudah dibekali pengetahuan tentang rekapitulasi. Sehingga apapun yang terjadi pada proses rekapitulasi, semua petugas sudah siap.

Baca Juga :  Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Dapur Rumah Warga Mamburungan

Pihaknya juga menegaskan telah memfasilitasi pelayanan kesehatan jika terdapat petugas yang kelelahan dan butuh perhatian medis saat rekapitulasi suara berlangsung.

“Kami sudah laksanakan sesuai prosedur yang ada. Jadi, cukup tinggi tantangannya. Ditambah lagi fasilitas kantor kecamatan yang kecil,” tutupnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *