Jaringan Listrik dan kWh Meteran Ganggu Penerangan Jalan di Jenderal Sudirman

 

benuanta.co.id, TARAKAN – Sejumlah penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tarakan, menjadi perhatian setelah ditemukan lampu yang tidak berfungsi. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan menyebut gangguan penerangan di sejumlah titik berkaitan dengan persoalan jaringan listrik dan kemampuan daya kWh meter.

Kepala Dishub Kota Tarakan, Ahmady Burhan, mengatakan pihaknya telah melakukan pemasangan PJU baru di beberapa lokasi, termasuk kawasan Kantor Pos. Pemasangan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi jalan serta kebutuhan penerangan untuk mengantisipasi potensi permasalahan akibat jalan yang gelap.

Baca Juga :  Efisiensi Hentikan Kerja Tim Hunting, Penanganan Banjir Tarakan Terkendala

“Untuk beberapa titik lampu yang mati dan tidak berfungsi, itu segera kami tindak lanjuti untuk pelaksanaan perawatan di lapangan sehingga bisa berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Ahmady menjelaskan, pemasangan PJU tidak dapat dilakukan dengan pendekatan yang sama di setiap lokasi. Dishub harus menyesuaikan kondisi jaringan listrik dan kemampuan daya yang tersedia pada kWh meter.

Di sejumlah titik, penerangan memanfaatkan jaringan listrik PLN. Namun, pada lokasi yang tidak memungkinkan menggunakan jaringan tersebut, Dishub mempertimbangkan penggunaan PJU tenaga surya (PJUTS).

Baca Juga :  Pria 29 Tahun di Tarakan Ditemukan Gantung Diri di Sebuah Pohon

“Di Tarakan ini kita menyesuaikan dengan kemampuan daya kWh meter. Ada beberapa lokasi PJU yang memang kita mengikuti jaringan PLN, tapi ada juga yang memang tidak memungkinkan sehingga kita memasang PJUTS, tenaga surya,” jelasnya.

Ia mengakui, lampu yang baru dipasang tetapi mengalami gangguan juga perlu ditelusuri penyebabnya. Ahmady menyebut persoalan jaringan dan kWh meter sebagai salah satu hal yang berkaitan dengan gangguan penerangan di lokasi yang ditanyakan.

Selain pemasangan baru, pemeliharaan lampu yang mati maupun redup juga menjadi perhatian Dishub. Ahmady mengatakan pihaknya berupaya mempercepat tindak lanjut di lapangan, meskipun perawatan membutuhkan dukungan anggaran.

Baca Juga :  Disdik Tarakan Soroti Risiko BDR saat Karhutla, Anak Berpotensi Terpapar Asap di Luar Rumah

“Beberapa sudah terpenuhi dan segera kami tindak lanjuti,” katanya.

Namun, dirinya belum merinci besaran anggaran khusus untuk pemeliharaan dan pemasangan PJU. Ia menyatakan kebutuhan anggaran tersebut akan dikonfirmasi lebih lanjut.

Dengan demikian, penanganan gangguan PJU di Jalan Jenderal Sudirman tidak hanya bergantung pada perbaikan lampu, tetapi juga perlu memperhatikan kondisi jaringan listrik dan ketersediaan anggaran pemeliharaan. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Endah Agustina